Gejala Asam Lambung Tinggi

Seperti Apa Itu Asam Lambung Tinggi?

Gejala Asam Lambung Tinggi – Asam lambung adalah senyawa yang memiliki rumus kimia HCl atau asam klorida. Senyawa ini bersifat asam. Kadar HCl dalam asam lambung adalah sekitar 0,5 persen dari total getah lambung. HCl berfungsi sebagai disinfektan atau pembunuh kuman dan mengubah pepsinogen menjadi pepsin. HCl juga merangsang usus, hati, dan pankreas untuk mencerna makanan.
Asam lambung tinggi adalah kondisi yang terjadi ketika isi perut Anda datang ke kerongkongan Anda. Hal ini karena sfingter esofagus bagian bawah (LES) santai dan memungkinkan asam lambung untuk masuk kerongkongan Anda. Dokter mungkin mendiagnosa Anda dengan penyakit gastroesophageal (GERD) jika hal ini terjadi lebih dari dua kali seminggu.

Baca Juga : Apakah Penyakit Maag itu?

Pahami Gejala Asam Lambung Tinggi

Seseorang yang mengalami peningkatan asam di dalam lambungnya akan merasakan beberapa hal yang merupakan gejala asam lambung tinggi. Gejala-gejala tersebut antara lain:

  • Merasakan tidak nyaman pada perut bagian ulu hati (antara pusar dan tulang dada)
  • Merasakan perut yang lebih berangin dan sering bersendawa
  • Rasa panas di dada (heartburn) jika asam lambung naik ke esofagus (kerongkongan).
  • Merasakan napas yang memendek atau napas sesak (nyesek), sakit kepala dan mual (rasa ingin muntah)
  • Sampai muntah
  • Penurunan nafsu makan
  • Cara Mengobati Asam Lambung Tinggi

Gejala asam lambung tinggi tersebut dapat disebabkan oleh beberapa kondisi berikut ini, yaitu:

  • Stres dengan pikiran yang tegang dan tidak tenang
  • Kurangi stirahat dan kurang tidur
  • Makan tidak teratur atau telat makan
  • Makan makanan pedas
  • Minum minuman mengandung kafein dan yang mengandung alkohol
  • Merokok
  • Infeksi Helicobacter pylori

Untuk menurunkan asam lambung tinggi dapat dilakukan tanpa menggunakan obat-obatan yaitu dengan menghilangkan penyebab yang dapat meningkatkan asam lambung atau dengan menggunakan obat-obatan.

  • Obat Asam Lambung Tinggi

    Beberapa jenis obat yang akan digunakan dokter untuk menurunkan asam lambung tinggi, yaitu:
    Antasida. Beberapa antasida mengandung simetikon, yaitu suatu bahan yang membantu menyingkirkan gas berlebih dalam tubuh. Contoh obat antasida adalah Mylanta®, Malox®, Rolaids®, Gaviscon®, Gelusil®, dan Tums®.

  • H-2 receptor blockers

    Histamin-2 (H-2) receptor blockers digunakan untuk mengurangi produksi asam di lambung. Contoh obat jenis ini adalah cimetidine (Tagamet®), nizatidine (Axid AR®), ranitidine (Zantac®), dan famotidine (Pepcid®). Efek H2 receptor blockers tidak secepat antasida tapi obat ini dapat menurunkan produksi asam di lambung hingga 12 jam.

  • Proton pump inhibitors (PPIs)

    Proton pump inhibitors (PPIs) adalah salah satu obat bebas yang lebih kuat mengatasi asam lambung ketimbang antasida dan H2 receptor blockers. Contoh obat jenis ini adalah omeprazole (Prilosec®) dan lansoprazole(Prevacid 24 HR®).

  • Antibiotika

    diberikan pada asam lambung tinggi yang disebabkan oleh infeksi Helicobacter pylori, Untuk membasmi kuman dan mencapai penyembuhan menyeluruh digunakan kombinasi 2 jenis antibiotik.

Jika Anda masih sakit asam lambung meski sudah melakukan pengobatan seperti yang sudah disebutkan di atas, prosedur operasi kemungkinan akan dipertimbangkan dan disarankan oleh dokter. Prosedur operasi ini biasanya akan memulihkan fungsi otot sfingter esobagus bagian bawah. Meski begitu, operasi tetap tidak bisa mengembalikan fungsinya secara normal.

Baca Juga : Cara Menetralisir Asam Lambung

mengatasi asam lambung naik

mengatasi asam lambung naik

mengatasi asam lambung naik, dengan beberapa cara sebelumnya anda harus memperhatikan sebab terjadinya asam lambung naik ini sebagai berikut:

mengatasi asam lambung naik

Pernakah anda  merasa nyeri pada ulu hati atau merasakan sensasi panas di dada sampai ke tenggorokan? Jika pernah, Anda mungkin menderita gangguan pencernaan yang dikenal dengan nama GERD.
GERD mirip dengan refluks asam lambung. Namun meski sama-sama bikin asam lambung naik, refluks asam lambung dan GERD tidak sama.

Apa saja gejala GERD?

Ketika asam lambung naik, jaringan di sepanjang dinding kerongkongan akan terititasi oleh asam lambung. Akibatnya, Anda akan mengalami heartburn, yaitu sensasi panas atau nyeri di dada yang kadang-kadang gejala ini menyebar hingga ke kerongkongan. Kondisi ini biasanya terjadi setelah makan dan gejala akan lebih buruk ketika malam hari.

GERD juga biasanya menunjukkan gejala, seperti:

  • Suara serak
  • Mengi; batuk
  • Nyeri dada, terutama saat berbaring di malam hari
  • Cegukan
  • Mulut terasa asam
  • Sakit tenggorokan (terasa perih)
  • Kesulitan menelan
  • Perut kembung
  • Batuk atau bengek

Anda harus segera menghubungi dokter jika Anda memiliki gejala seperti dada yang terasa sakit atau napas pendek. Selain itu, Anda harus memberitahu dokter Anda jika gejala ini sering terjadi dan bertambah buruk. Tubuh masing­-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Apa penyebab sakit lambung karena GERD?

Lambung bertugas memecah makanan yang masuk agar dapat diserap tubuh. Asam lambung sengaja dihasilkan oleh lambung untuk mempermudah pekerjaannya tersebut. Namun ketika jumlah asam yang dihasilkan malah terlalu banyak, maka dapat menyebabkan masalah lambung, seperti refluks asam lambung

Refluks asam lambung adalah aliran balik asam lambung atau naiknya asam lambung ke kerongkongan. Aliran balik asam ini sebenarnya merupakan bagian normal dari pergerakan sistem pencernaan, sehingga refluks asam lambung tidak bisa dikatakan sebagai penyakit.

Namun jika asam lambung jadi sangat sering naik sehingga memunculkan sensasi rasa terbakar di dada dan tenggorokan (heartburn), artinya otot cincin lambung (sfingter) yang berfungsi sebagai katup penahan asam supaya tetap terus di lambung sudah tidak lagi berfungsi dengan baik. Nah, kondisi inilah yang kemudian menyebabkan Anda mengalami sakit asam lambung.

Sakit lambung dikatakan sebagai GERD apabila terjadi setidaknya lebih dari dua kali per minggu. Umumnya kondisi ini terjadi setelah Anda mengonsumsi makanan tertentu yang bisa memicu asam lambung naik. Gejala GERD dapat berlangsung singkat ataupun bisa juga terjadi selama tidur.

Dalam beberapa kasus, penyebab asam di lambung naik juga dapat karena adanya tekanan pada perut saat kehamilan, faktor obesitas, atau memiliki sindrom hernia perut. Selain itu, seseorang yang mengonsumsi alkohol dalam jumlah berlebih, merokok, memiliki diabetes, asma, dan penyakit jaringan ikat juga berisiko tinggi terkena penyakit ini.

Apakah penyakit GERD bisa disembuhkan?

GERD disebabkan oleh otot cincin (sfingter) lambung yang tidak berfungsi normal. Tidak ada obat asam lambung yang dapat membuat otot tersebut kembali normal, tapi obat-obatan ini bisa membantu meredakan gejala dan mencegahnya kambuh kembali.

Berbagai cara mengatasi asam lambung yang harus Anda ketahui
Selain dengan obat, mengatasi asam lambung naik sebenarnya bisa dengan mudah diatasi lewat pengaturan makanan yang lebih sehat dan seimbang.

Beberapa aturan pola makan yang perlu Anda perhatikan untuk membantu mengatasi asam lambung kambuhan adalah:

Makan lebih teratur. Salah satu penyebab mengatasi asam lambung naik adalah pola makan yang tidak teratur. Oleh karena itu, usahakan untuk memiliki jam makan yang sama setiap hari. Selain itu, Anda juga disarankan untuk tidak makan dua jam sebelum tidur karena hal tersebut dapat memicu asam naik ke tenggorokan saat tidur.
Hindari ngemil di antara waktu makan. Kebiasaan satu ini dapat membuat pencernaan kesulitan untuk mencerna makanan yang terlalu banyak. Akibatnya, tubuh membutuhkan waktu yang cukup lama pula untuk mencerna makanan tersebut.
Perhatikan porsi makan. Cara mengatasi asam lambung lainnya adalah dengan memperhatikan porsi makan. Pasalnya makan dalam porsi besar dapat memicu refluks. Untuk menghindari kelaparan, sebaiknya Anda makan lebih sering namun dalam porsi yang lebih kecil.

Makanan yang harus dihindari jika sakit asam lambung

Seperti yang sudah disebutkan di atas, memperhatikan asupan makanan merupakan faktor penting untuk mengatasi asam lambung naik. Jika Anda sakit asam lambung, ada beberapa makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari atau dikurangi, yaitu:

1. Cokelat

Cokelat adalah salah satu makanan untuk asam lambung yang harus dihindari. Ini karena cokelat dapat memicu kenaikan asam lambung dengan menyebabkan otot sfingter melemas karena mengandung kafein dan stimulan lainnya yaitu theobromine. Tidak hanya itu, cokelat pun mengandung lemak tinggi.

2. Soda

Selain membuat perut kembung, soda dan minuman berkarbonasi dapat memicu asam lambung naik. Bahkan soda yang juga mengandung kafein dapat membuat kondisi asam di lambung semakin buruk. Nah, itulah sebabnya, soda adalah salah satu makanan untuk asam lambung yang harus dihindari jika Anda tidak ingin mengalami mual, panas lambung, dan mulas.

3. Makanan yang digoreng

Makanan untuk asam lambung lainnya yang harus dihindari adalah gorengan. Ya, makanan yang digoreng diketahui juga dapat memicu refluks. Makanan ini dikaitkan dengan panas lambung. Gejala yang mungkin dialami penderita adalah nyeri dada. Selain itu, makanan yang digoreng juga dikenal sebagai pemicu kolesterol.

4. Alkohol

Sama seperti minuman bersoda, bir, anggur, dan minuman keras lainnya dapat berkontribusi menyebabkan refluks. Alkohol dipercaya dapat merelaksasi katup di bawah esofagus (menyatu dengan lambung) yang dapat menyebabkan refluks.

5. Susu berlemak tinggi

Pada dasarnya, semua makanan yang berlemak tinggi dapat menyebabkan refluk. Baik susu, mentega, atau keju memiliki kandungan lemak yang kurang lebih sama tinggi. Jadi, jika Anda penggemar keju dan mentega, namun sakit asam lambung, sebaiknya hindari mengonsumsi kedua jenis makanan tersebut. Agar lebih aman konsumsi produk olahan susu dengan versi yang rendah lemak.

6. Daging tinggi lemak

Jika Anda memiliki GERD, Anda harus menghindari makanan daging tinggi lemak. Daging tinggi lemak membutuhkan waktu yang lama untuk dicerna tubuh sehingga dapat meningkatkan produksi asam berlebihan. Alternatif yang bisa Anda lakukan adalah membuang lemak dari daging, dan makanlah daging hanya seminggu sekali.

7. Kafein

Anda sudah membaca di atas bahwa kafein dapat meningkatkan refluks. Kafein tidak hanya ditemukan pada kopi, tetapi juga pada teh. Namun, Anda bisa mengonsumsi teh herbal seperti chamomile sebab teh herbal biasanya tidak mengandung kafein.

Share artikel cara mengatasi asam lambung  ini ke teman-teman anda.

cara mengobati maag dengan tepat

cara mengobati maag dengan tepat

Cara mengobati maag, beragam cara mengobati maag mulai dari minum herbal, mengubah polah hidup, pola makan, hingga oprasi.

Cara Mengobati maag

Apa yang anda harus lakukan?

Mengubah pola hidup yang kurang baik, dan gaya hidup, ini sangat perlu dilakukan karana kebiasaan kita sering tidak memperhatikan kondisi pola hidup kita, dampaknya kita sering terkena penyakit, ya salah satunya maag ini.

Mengubah Pola Makan dan Gaya Hidup

Cara mengatasi maag selain menggunakan obat-obatan medis adalah dengan perbaikan pola makan, seperti:

Perubahan menu makanan
Hindari mengonsumsi makanan pedas dan makanan yang mengandung banyak asam, seperti tomat dan jeruk. Hindari juga minuman bersoda, kafein, dan minuman beralkohol, serta makanan pemicu sakit maag seperti cokelat dan mint.
Penerapan pola makan yang lebih baik
Anda disarankan mengonsumsi makanan dalam porsi kecil namun lebih Makanlah dengan pelan-pelan. Biasakan untuk tidak langsung berbaring setelah makan, tunggu setidaknya 2 hingga 3 jam setelah makan.
Menerapkan pola hidup sehat juga perlu dilakukan sebagai cara mengatasi maag, yaitu dengan:

Berhenti merokok.

Tidak mengonsumsi camilan ketika sudah larut malam.
Rajin berolahraga dan mengurangi berat badan jika diperlukan. Namun ingat, jangan berolahraga sesaat setelah makan. Setidaknya tunggu satu jam setelah makan.
Menghindari dan mengelola stres.
Tidak mengenakan pakaian ketat, karena dapat menekan lambung dan membuat makanan naik ke kerongkongan dan memicu penyakit asam lambung.
Hindari mengonsumsi obat-obatan yang bisa menyebabkan sakit maag, seperti obat antiinflamasi non-steroid (OAINS).
Terapi Psikologis untuk Mengatasi Maag
Umumnya dokter akan menganjurkan terapi psikologis atau psikoterapi jika penyebab maag berkaitan dengan masalah psikologis, seperti depresi atau gangguan kecemasan. Jika disebabkan oleh stres, maka dokter akan menganjurkan untuk melakukan meditasi, latihan relaksasi, dan konseling sebagai cara mengatasi maag.
ejala Sakit Maag

Gejala sakit maag dapat terjadi karena beberapa hal, diantaranya yaitu:

  • Cepat merasa kenyang saat makan dan rasa kenyang berkepanjangan setelah makan
  • Mual
  • Kembung pada perut bagian atas
  • Sering bersendawa
  • Nyeri pada ulut hati dan nyeri di tengah dada yang muncul ketika atau setelah makan
  • Rasa panas pada perut bagian atas
  • Sakit maag yang sering terjadi biasanya ditandai dengan gejala rasa panas didalam dada akibat naiknya asam lambung ke bagian kerongkongan. Stres pun membawa dampak menjadi lebih negatif bagi pengidap sakit maag.

Berikut 3 komplikasi yang berkaitan dengan penyakit maag:

  1. Esofagus barret
    Esofagus barret disebabkan oleh paparan asam lambung di kerongkongan secara terus menerus, yang menyebabkan perubahan pada sel-sel di lapisan bagian bawah kerongkongan menjadi sel kanker.
  2. Stenosis pilorus
    Komplikasi ini terjadi karena paparan asam lambung pada area pilorus dalam jangka panjang, yang menimbulkan jaringan parut dan mempersempit pilorus. Sehingga mengakibatkan makanan tidak tercerna dengan baik.
  3. Penyempitan esofagus
    Penyempitan esofagus terjadi saat seseorang sering mengalami sakit maag akibat refluks asam. Gejala yang muncul biasanya berupa sulit menelan dan nyeri pada bagian dada.

Penyebab Sakit Maag

Sebelum kamu mengetahui penyabab sakit maag, kamu harus tahu tentang cara kerja lambung. Pertama-tama, makanan masuk ke lambung lalu dicerna secara kimiawi dengan bantuan dari enzim pepsin dan renin dicampur dengan asam lambung (HCl).

Apabila terjadi gangguan, maka kerusakan pada mukosa akan menimbulkan rasa sakit atau nyeri. Apabila gangguan ini terus menerus terjadi, maka luka pada lapisan mukosa lambung dapat membuat terjadinya maag. Rasa nyeri karena maag akut disebabkan oleh rangsangan yang dibuat oleh asam lambung pada lapisan mukosa lambung, sehingga ujung-ujung syaraf menjadi lebih peka oleh rasa nyeri.

Banyak faktor yang dapat menyebabkan sakit maag, seperti:

  • Adanya masalah psikologi.
  • Infeksi bakteri helicobacter pylori.
  • Efek samping menggunakan obat anti inflamasi nonsteroid.
  • Terlalu banyak makan.
  • Kelebihan berat badan.
  • Makan terlalu cepat.
  • Mengonsumsi makanan berminyak, berlemak dan pedas.
  • Terlalu banyak mengonsumsi minuman berkafein dan soda.
  • Mengonsumsi cokelat berlebihan.

Sakit maag juga terjadi akibat komplikasi terhadap penyakit, misalnya penyakit batu empedu, radang pancreas, penyumbatan usus dan kanker lambung.
engobatan Sakit Maag

Terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meredakan sakit maag, yaitu:

  • Menghentikan konsumsi aspirin saat sakit maag berlangsung.
  • Hilangkan rasa cemas dan kendalikan stres.
  • Mengurangi atau bahkan menghentikan konsumsi zat kafein atau alkohol bila sakit maag datang.
  • Menghindari makanan yang bisa memicu sakit maag.
  • Interaksikan pada dokter ahli untuk cara pengobatan selanjutnya.

Maag yang tidak kunjung diobati bisa semakin parah dan menjadi tukak lambung. Bahkan, maag bisa menimbulkan komplikasi seperti perdarahan, jaringan parut, kebocoran lambung, bahkan kanker lambung yang dapat mengancam jiwa. Tindakan operasi mungkin diperlukan untuk kondisi komplikasi yang parah.

Makan makanan yang salah atau justru melewatkan waktu makan dapat memicu maag yang bikin perut panas dan mulas. Selain bikin perut tidak nyaman, maag juga menyebabkan nyeri dada, sakit tenggorokan, dan bau mulut. Sayangnya, maag tidak dapat disembuhkan. Namun untuk mencegahnya sering kambuh, ada banyak cara mengatasi maag yang bisa Anda terapkan sehari-hari.

bagikan artikel cara mengobati maag ini untuk berbagi informasi kesehatan untuk semua teman-teman anda.

cara mengatasi maag dengan tepat

Cara Mengatasi Maag

Banyak cara mengatasi maag yang tepat, baik dengan cara memperbaiki pola makan dan gaya hidup, obat-obatan medis, hingga tindakan operasi.

Pengertian maag adalah gejala tidak nyaman yang dirasakan pada perut yang umumnya disebabkan oleh dispepsia, gastritis, atau tukak lambung. Cara mengatasi maag yang ampuh dan aman tergantung pada penyebabnya. Jika tidak ada penyebab yang spesifik, maka pengobatan akan fokus pada mengatasi gejalanya dengan obat-obatan.
Umumnya, dispepsia, gastritis, dan juga tukak lambung disebabkan oleh pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat.

Kebiasaan mengonsumsi makanan yang terlalu pedas, alkohol, kopi, dan jamu juga dapat berpengaruh pada munculnya gejala maag. Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh stres dan juga depresi yang akhirnya mengganggu sistem pencernaan Anda. Cara mengatasi maag akibat kondisi-kondisi tersebut bisa dilakukan dengan mengonsumsi obat-obatan medis, perbaikan pola makan dan gaya hidup, serta terapi psikologis.
Mengubah Pola Makan dan Gaya Hidup
Cara mengatasi maag selain menggunakan obat-obatan medis adalah dengan perbaikan pola makan, seperti:

Berhenti merokok.

  • Tidak mengonsumsi camilan ketika sudah larut malam.
  • Rajin berolahraga dan mengurangi berat badan jika diperlukan. Namun ingat, jangan berolahraga sesaat setelah makan. Setidaknya tunggu satu jam setelah makan.
  • Menghindari dan mengelola stres.
  • Tidak mengenakan pakaian ketat, karena dapat menekan lambung dan membuat makanan naik ke kerongkongan dan memicu penyakit asam lambung.

Perubahan menu makanan

Hindari mengonsumsi makanan pedas dan makanan yang mengandung banyak asam, seperti tomat dan jeruk. Hindari juga minuman bersoda, kafein, dan minuman beralkohol, serta makanan pemicu sakit maag seperti cokelat dan mint.
Penerapan pola makan yang lebih baik
Anda disarankan mengonsumsi makanan dalam porsi kecil namun lebih Makanlah dengan pelan-pelan. Biasakan untuk tidak langsung berbaring setelah makan, tunggu setidaknya 2 hingga 3 jam setelah makan.
Menerapkan pola hidup sehat juga perlu dilakukan sebagai cara mengatasi maag, yaitu dengan:

Hindari mengonsumsi obat-obatan yang bisa menyebabkan sakit maag, seperti obat antiinflamasi non-steroid (OAINS).

Terapi Psikologis untuk Mengatasi Maag

Umumnya dokter akan menganjurkan terapi psikologis atau psikoterapi jika penyebab maag berkaitan dengan masalah psikologis, seperti depresi atau gangguan kecemasan. Jika disebabkan oleh stres, maka dokter akan menganjurkan untuk melakukan meditasi, latihan relaksasi, dan konseling sebagai cara mengatasi maag.

Maag yang tidak kunjung diobati bisa semakin parah dan menjadi tukak lambung. Bahkan, maag bisa menimbulkan komplikasi seperti perdarahan, jaringan parut, kebocoran lambung, bahkan kanker lambung yang dapat mengancam jiwa. Tindakan operasi mungkin diperlukan untuk kondisi komplikasi yang parah.

Anda tetap perlu berkonsultasi ke dokter lebih lanjut untuk mengetahui cara mengatasi maag yang sesuai dengan kondisi penyebabnya. Dokter perlu melakukan pemeriksaan fisik, ditambah pemeriksaan penunjang seperti endoskopi lambung untuk menentukan penyebab maag.

1. Hindari makanan yang sulit dicerna dan makanan bersifat asam.

Saatnya mengurangi konsumsi makanan yang digoreng, berlemak, berminyak dan pedas. Makanan yang bersifat asam seperti makanan bertepung dan diproses juga tidak baik, lho. Kurangi konsumsi makanan tersebut untuk mengurangi gejala maag, dan berikan waktu agar perut dan lambungmu dapat sembuh.

2. Makan lebih sering dengan porsi yang lebih kecil.

Bila kamu sering mengalami masalah pencernaan, makanlah sebanyak 5-6 kali sehari dengan porsi yang kecil agar perut kamu selalu terisi. Ingat, makan pada tepat waktu juga agar kamu tidak terkena asam lambung, ya.

3. Minimalisir konsumsi kopi, soda, dan alkohol.

Bila kamu sering mengalami sakit maag, hindari kopi, soda, dan alkohol karena kandungan dan kadar asam di dalam kedua cairan tersebut dapat melemahkan lendir pelindung yang melapisi perut kamu. Kondisi tersebut akan membuat sakit maag semakin parah!

4. Berhenti merokok.

Siapa bilang rokok hanya dapat mempengaruhi paru-paru saja? Selain alkohol, rokok juga bisa meningkatkan produksi zat asam dalam perut yang memperlambat pulihnya perut. Also, merokok juga menaikkan risiko terkena kanker perut.

5. Kendalikan stres.

Apakah kamu tahu bahwa stres dapat meningkatkan produksi kadar asam dalam perut? Stres juga menyebabkan syaraf mengeluarkan hormon berlebih sehingga mengganggu kinerja lambung. Saatnya berolahraga dan melakukan berbagai kegiatan santai seperti meditasi atau yoga untuk menurunkan kadar stres. Girls, menjalankan diet yang sehat dengan meningkatkan konsumsi sayuran dan buah juga akan membuat tubuhmu merasa lebih baik!

bagikan artikel ini untuk berbagi info kesehatan dalam mengatasi sakit maag

sakit lambung

Sakit lambung

Pengertian penyakit asam lambung adalah munculnya rasa terbakar di dada akibat asam lambung yang naik ke kerongkongan, gejala asam lambung ini biasanyanaya muncul 3 minggu sekali.
Asam lambung naik atau penyakit asam lambung bisa dialami oleh orang dewasa maupun anak-anak. Gejala penyakit ini sering diduga sebagai serangan jantung atau penyakit jantung koroner, karena gejalanya yang hampir mirip dengan nyeri dada. Walaupun tidak mematikan seperti serangan jantung, penyakit asam lambung perlu ditangani agar tidak menimbulkan komplikasi.

Penyakit Asam Lambung

Ciri-ciri Penyakit Asam Lambung

Gejala utama dari asam lambung naik adalah rasa seperti terbakar di dada (heartburn), yang bertambah parah setelah makan atau saat berbaring. Gejala ini dapat disertai dengan keluhan gangguan pencernaan lainnya, seperti sering bersendawa, serta mual dan muntah.

Penyebab Penyakit Asam Lambung

Asam lambung naik ke kerongkongan (refluks asam lambung) terjadi ketika otot kerongkongan bagian bawah (otot LES) melemah. Otot LES ini seharusnya berkontraksi dan menutup saluran ke kerongkongan setelah makanan turun ke lambung. Bila otot ini lemah, kerongkongan akan tetap terbuka dan asam lambung akan naik kembali ke kerongkongan.

Kondisi ini berisiko terjadi pada orang lanjut usia (lansia), orang dengan obesitas, dan wanita hamil.

Makanan yang di anjurkan penderita sakit lambung

1. Gandum dan biji-bijian Roti whole grain(etiennevoss).

Makanan seperti roti dan sereal biasanya mengandung kandungan serat baik pada tubuh dan dapat ditolerir kandungannya untuk dicerna lebih dalam pada lambung. Biji-bijian kaya serat yang tinggi, seperti beras merah, barley, quinoa dan oatmeal nyatanya dapat membantu melancarkan aliran makanan yang telah dicerna dalam lambung.

2. Makanan kaya protein.

Kebanyakan makanan untuk sakit lambung seperti makanan jenis daging dan ikan memang bisa dicerna dengan baik oleh lambung. Tetapi alangkah lebih baiknya lagi pilihan daging yang dikonsumi mengandung kaya protein dan rendah lemak. Contohnya, kita dapat memilih daging rendah lemak tanpa kulit, atau mengonsumsi ikan yang penuh dengan manfaat protein di dalamnya.

3. Makanan dengan menu sayuran.

brokoli Sayuran yang satu ini, brokoli, pada dasarnya bagus untuk makanan sakit lambung. Brokoli mengandung bahan kimia yang disebut sulforpahane, zat tersebut berguna membantu membunuh helicobacter pylori (bakteri negatif) karena memiliki sifat antibakteri. Sebuah studi 2009 yang dipublikasikan dalam jurnal Cancer Prevention Research menunjukkan bahwa orang yang pencernaannya mengandung helicobacter pylori, jika memakan masakan yang mengandung setengah cangkir brokoli perhari selama 2 bulan ternyata dapat membantu mengurangi sakit pada lambung. Hal ini berpengaruh terbalik pada orang yang jarang makan brokoli, karena pada asupannya tidak didapat zat sulforphane yang dapat membantu melancarkan pencernaan di lambung.

Diagnosis Penyakit Asam Lambung

Keluhan heartburn pada penderita asam lambung akan dirasakan paling tidak 2 kali dalam seminggu. Bila pasien datang dengan keluhan ini, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan serangkaian tes penunjang. Pemeriksaan yang dapat dilakukan oleh dokter adalah gastroskopi, foto Rontgen, pemeriksaan pH kerongkongan, serta tes kekuatan otot kerongkongan (manometri).
Komplikasi Penyakit Asam Lambung
Penanganan penyakit asam lambung yang tidak tuntas dapat menimbulkan komplikasi berupa peradangan pada saluran kerongkongan atau esofagus. Peradangan tersebut dapat menyebabkan munculnya luka hingga jaringan parut di kerongkongan, sehingga penderita jadi sulit menelan.

Kondisi ini juga dapat memicu terjadinya esofagus Barrett, yaitu penyakit yang berisiko menimbulkan kanker esofagus.

Pengobatan Penyakit Asam Lambung

GERD dapat diatasi dengan mengubah perilaku sehari-hari, seperti menurunkan berat badan, tidak langsung berbaring setelah makan, dan berhenti merokok. Obat herbal sangat dianjurkan dalam mengobati penyakit asam lambung ini.  Jika cara tersebut belum dapat mengatasi penyakit asam lambung, operasi dapat dilakukan.

Jika bermanfaat share artikel ini agar lebih banyak lagi yang mengetahui cara pengobatan asam lambung.