tanda penyakit lambung

tanda penyakit lambung

tanda penyakit lambung

Tanda penyakit lambung, asam lambung naik atau penyakit asam lambung bisa dialami oleh orang dewasa maupun anak-anak. tanda tanda penyakit lambung Gejala penyakit ini sering diduga sebagai serangan jantung atau penyakit jantung koroner, karena gejalanya yang hampir mirip dengan nyeri dada. ciri2 penyakit asam lambung Walaupun tidak mematikan seperti serangan jantung, penyakit asam lambung perlu ditangani agar tidak menimbulkan komplikasi.

Gejala Penyakit Asam Lambung

Saat asam lambung naik, dinding kerongkongan dan mulut dapat mengalami iritasi. Gejala yang biasa terjadi adalah rasa asam di bagian belakang mulut dan sensasi terbakar di dada (heartburn). Kedua gejala tersebut dapat bertambah parah saat penderita berbaring atau membungkuk, dan terutama terjadi setelah makan.

Selain rasa asam di belakang mulut dan heartburn, penyakit asam lambung atau GERD juga ditandai dengan:

  • Perasaan ada yang mengganjal di kerongkongan, terutama saat menelan.
  • Sakit tenggorokan yang tidak kunjung hilang dan sakit saat menelan.
  • Mual dan muntah.
  • Bau mulut.
  • Batuk kronis tanpa dahak, terutama di malam hari.

Gejala asam lambung naik atau refluks asam lambung lebih sering terjadi di malam hari, sehingga menimbulkan gangguan tidur. Penyakit GERD juga dapat mencetuskan gejala asma dan menimbulkan peradangan pada saluran pita suara (laringitis).

Penyebab Penyakit Asam Lambung

Asam lambung naik ke kerongkongan (refluks asam lambung) terjadi ketika otot kerongkongan bagian bawah (otot LES) melemah. Otot LES ini seharusnya berkontraksi dan menutup saluran ke kerongkongan setelah makanan turun ke lambung. Bila otot ini lemah, kerongkongan akan tetap terbuka dan asam lambung akan naik kembali ke kerongkongan.

Baca Juga :

10 makanan penurun kolesterol

Kondisi ini berisiko terjadi pada orang lanjut usia (lansia), orang dengan obesitas, dan wanita hamil.

Komplikasi Penyakit Asam Lambung

Penanganan penyakit asam lambung yang tidak tuntas dapat menimbulkan komplikasi berupa peradangan pada saluran kerongkongan atau esofagus. Peradangan tersebut dapat menyebabkan munculnya luka hingga jaringan parut di kerongkongan, sehingga penderita jadi sulit menelan.

Diagnosis Penyakit Asam Lambung

Keluhan heartburn pada penderita asam lambung akan dirasakan paling tidak 2 kali dalam seminggu. Bila pasien datang dengan keluhan ini, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan serangkaian tes penunjang. Pemeriksaan yang dapat dilakukan oleh dokter adalah gastroskopi, foto Rontgen, pemeriksaan pH kerongkongan, serta tes kekuatan otot kerongkongan (manometri).

Baca Juga :

sesak nafas karena asam lambung

Kondisi ini juga dapat memicu terjadinya esofagus Barrett, yaitu penyakit yang berisiko menimbulkan kanker esofagus.

Lantas bagaimana cara mengatasi gejala asam lambung?

Kunci utama dalam mengatasi refluks laringofaring atau gejala asam lambung diam-diam adalah dengan menerapkan pola hidup sehat dan menjauhi faktor risikonya. Hal ini meliputi:

  • Mengurangi konsumsi alkohol
  • Berhenti makan setidaknya tiga jam sebelum tidur
  • Tidur dengan posisi kepala sedikit lebih tinggi, sekitar 10-15 sentimeter dari kasur
  • Menghindari makanan yang dapat memicu refluks asam lambung
  • Menurunkan berat badan jika mengalami kelebihan berat badan atau obesitas
  • Berhenti merokok

Selain itu, penyakit ini juga dapat diatasi dengan obat asam lambung dengan atau tanpa resep. Contoh obat asam lambung tanpa resep adalah antasida atau H-2 blocker yang sama-sama bermanfaat untuk mencegah asam lambung kembali naik ke kerongkongan.

Jika antasida atau H-2 blocker tidak berfungsi, dokter mungkin akan meresepkan obat inhibitor pompa proton (PPI), seperti omeprazole, yang dapat membantu mengurangi keasaman lambung. Jadi, segera konsultasikan pada dokter untuk mengatasi gejala asam lambung LPR.

Refrensi Artikel :

https://www.alodoktercom/penyakit-asam-lambung/gejala

https://www.alodoktercom/penyakit-asam-lambung

https://www.cermaticom/artikel/sakit-maag-gejala-maag-ciri-ciri-sakit-maag-penyebab-dan-pecegahan-penyakit-maag-yang-perlu-kamu-tahu

tanda tanda asam lambung kambuh

tanda tanda asam lambung kambuh

tanda tanda asam lambung kambuh

Tanda tanda asam lambung kambuh asam lambung naik atau penyakit asam lambung bisa dialami oleh orang dewasa maupun anak-anak. tanda tanda penyakit lambung Gejala penyakit ini sering diduga sebagai serangan jantung atau penyakit jantung koroner, karena gejalanya yang hampir mirip dengan nyeri dada. tanda tanda asam lambung kambuh Walaupun tidak mematikan seperti serangan jantung, penyakit asam lambung perlu ditangani agar tidak menimbulkan komplikasi.

Gejala Penyakit Asam Lambung

Saat asam lambung naik, dinding kerongkongan dan mulut dapat mengalami iritasi. Gejala yang biasa terjadi adalah rasa asam di bagian belakang mulut dan sensasi terbakar di dada (heartburn). Kedua gejala tersebut dapat bertambah parah saat penderita berbaring atau membungkuk, dan terutama terjadi setelah makan.

Selain rasa asam di belakang mulut dan heartburn, penyakit asam lambung atau GERD juga ditandai dengan:

  • Perasaan ada yang mengganjal di kerongkongan, terutama saat menelan.
  • Sakit tenggorokan yang tidak kunjung hilang dan sakit saat menelan.
  • Mual dan muntah.
  • Bau mulut.
  • Batuk kronis tanpa dahak, terutama di malam hari.

Gejala asam lambung naik atau refluks asam lambung lebih sering terjadi di malam hari, sehingga menimbulkan gangguan tidur. Penyakit GERD juga dapat mencetuskan gejala asma dan menimbulkan peradangan pada saluran pita suara (laringitis).

Penyebab Penyakit Asam Lambung

Asam lambung naik ke kerongkongan (refluks asam lambung) terjadi ketika otot kerongkongan bagian bawah (otot LES) melemah. Otot LES ini seharusnya berkontraksi dan menutup saluran ke kerongkongan setelah makanan turun ke lambung. Bila otot ini lemah, kerongkongan akan tetap terbuka dan asam lambung akan naik kembali ke kerongkongan.

Baca Juga :

10 makanan penurun kolesterol

Kondisi ini berisiko terjadi pada orang lanjut usia (lansia), orang dengan obesitas, dan wanita hamil.

Komplikasi Penyakit Asam Lambung

Penanganan penyakit asam lambung yang tidak tuntas dapat menimbulkan komplikasi berupa peradangan pada saluran kerongkongan atau esofagus. Peradangan tersebut dapat menyebabkan munculnya luka hingga jaringan parut di kerongkongan, sehingga penderita jadi sulit menelan.

Diagnosis Penyakit Asam Lambung

Keluhan heartburn pada penderita asam lambung akan dirasakan paling tidak 2 kali dalam seminggu. Bila pasien datang dengan keluhan ini, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan serangkaian tes penunjang. Pemeriksaan yang dapat dilakukan oleh dokter adalah gastroskopi, foto Rontgen, pemeriksaan pH kerongkongan, serta tes kekuatan otot kerongkongan (manometri).

Baca Juga :

sesak nafas karena asam lambung

Kondisi ini juga dapat memicu terjadinya esofagus Barrett, yaitu penyakit yang berisiko menimbulkan kanker esofagus.

Lantas bagaimana cara mengatasi gejala asam lambung?

Kunci utama dalam mengatasi refluks laringofaring atau gejala asam lambung diam-diam adalah dengan menerapkan pola hidup sehat dan menjauhi faktor risikonya. Hal ini meliputi:

  • Mengurangi konsumsi alkohol
  • Berhenti makan setidaknya tiga jam sebelum tidur
  • Tidur dengan posisi kepala sedikit lebih tinggi, sekitar 10-15 sentimeter dari kasur
  • Menghindari makanan yang dapat memicu refluks asam lambung
  • Menurunkan berat badan jika mengalami kelebihan berat badan atau obesitas
  • Berhenti merokok

Selain itu, penyakit ini juga dapat diatasi dengan obat asam lambung dengan atau tanpa resep. Contoh obat asam lambung tanpa resep adalah antasida atau H-2 blocker yang sama-sama bermanfaat untuk mencegah asam lambung kembali naik ke kerongkongan.

Jika antasida atau H-2 blocker tidak berfungsi, dokter mungkin akan meresepkan obat inhibitor pompa proton (PPI), seperti omeprazole, yang dapat membantu mengurangi keasaman lambung. Jadi, segera konsultasikan pada dokter untuk mengatasi gejala asam lambung LPR.

Refrensi Artikel :

https://www.alodoktercom/penyakit-asam-lambung/gejala

https://www.alodoktercom/penyakit-asam-lambung

https://www.cermaticom/artikel/sakit-maag-gejala-maag-ciri-ciri-sakit-maag-penyebab-dan-pecegahan-penyakit-maag-yang-perlu-kamu-tahu

mencegah asam lambung kambuh

mencegah asam lambung kambuh

[Window Title] C:\Users\MY ASUS\Downloads\mencegah asam lambung kambuh.png  [Content] C:\Users\MY ASUS\Downloads\mencegah asam lambung kambuh

Mencegah asam lambung kambuh, apakah Anda sering merasa nyeri pada ulu hati atau merasakan sensasi panas di dada sampai ke tenggorokan? Jika iya, Anda mungkin memiliki mencegah asam lambung kambuh pencernaan yang dikenal dengan nama GERD.GERD mirip dengan refluks asam lambung. Namun meski sama-sama bikin asam lambung naik, refluks asam lambung dan GERD tidaklah sama, mengobati penyakit asam lambung  ada beberapa sebagai berikut :

Cara mengobati sakit lambungke kerongkongan akibat katup antara kerongkongan dan lambung tidak berfungsi dengan baik. Kondisi ini disebut dengan GERD (gastroesophageal reflux disease). Gejala yang ditimbulkan GERD meliputi sakit dada atau nyeri ulu hati, sulit menelan, mulut terasa asam/pahit karena asam lambung naik ke kerongkongan, dan perut terasa tidak nyaman.

Konsumsi Obat

Obat yang diberikan untuk mengatasi asam lambung naik (GERD) antara lain:

Obat yang menurunkan jumlah asam lambung

Berbeda dengan antasida yang langsung menetralkan asam lambung, obat ini bekerja lebih lambat tetapi dapat meredakan gejala untuk waktu yang lebih lama, karena tidak sekadar menetralkan asam lambung. Dengan menurunkan produksi asam lambung, peradangan di kerongkongan juga dapat membaik.

Contoh obat yang menurunkan produksi asam lambung adalah obat antagonis H2 (contohnya cimetidine, famotidine, atau ranitidin) dan obat penghambat pompa proton (contohnya lansoprazole atau omeprazole).

Baca Juga :

gejala sakit asam lambung

Perubahan Gaya Hidup

Untuk meredakan gejala asam lambung naik atau refluks asam lambung, dokter akan menyarankan penderita untuk melakukan perubahan gaya hidup terlebih dulu. Perubahan yang dimaksud antara lain:

  • Tidak merokok.
  • Membatasi atau mengurangi konsumsi obat-obatan tertentu, seperti aspirin dan obat antiinflamasi nonsteroid.
  • Tidak mengenakan pakaian yang sempit.
  • Tidak membungkuk, duduk bersandar, atau berbaring, minimal 3 jam setelah makan
  • Tidur menyamping ke kiri atau menggunakan bantal tambahan untuk meninggikan posisi tubuh dari pinggang ke atas.
  • Menurunkan berat badan, bila berat badan berlebih.
  • Menghindari makanan dan minuman yang dapat memicu timbulnya gejala, seperti kafein dan alkohol.
  • Makan dalam porsi lebih kecil tetapi lebih sering.

Asam di lambung rentan naik setelah setelsai makan. Maka, selain menjadwalkan makan lebih teratur, Anda juga perlu lebih ketat lagi menyeleksi apa yang Anda makan setiap hari untuk mengatasi asam lambung. Salah memilih makanan justru dapat membuat asam lambung naik.

 

tanda tanda asam lambung naik

Berikut ini beberapa makanan untuk asam lambung yang baik dikonsumsi jika Anda sedang sakit asam lambung:

1. Jahe.

Jahe memiliki sifat antiradang alami yang baik sebagai perawatan untuk sakit asam lambung dan masalah pencernaan lainnya. Anda dapat menambahkan jahe parut atau irisan jahe ke dalam smoothie, teh, atau masakan Anda.
Putih telur. Putih telur rebus adalah pilihan yang bagus sebagai makanan untuk asam lambung. Namun ingat, hindari kuning telur karena mengandung lemak tinggi yang justru dapat memperparah kondisi Anda yang sedang sakit asam lambung.

2. Daging tanpa lemak.

Daging tanpa lemak adalah pilihan terbaik sebagai makanan untuk asam lambung. Konsumsilah dada ayam tanpa kulit dan daging merah tanpa lemak dengan cara dikukus, dipanggang, atau dibakar. Hindari mengolah makanan jenis ini dengan cara digoreng karena minyak dapat memperburuk gejala refluks.

3. Lidah buaya.

Lidah buaya

Tanaman lidah buaya dikenal sebagai penyembuh alami dan juga perawatan gangguan pencernaan, termasuk untuk GERD.

4. Oatmeal.Oatmeal (bubur havermut) mengandung gandum utuh yang kaya akan serat sehingga dapat membantu menyerap asam di lambung sehingga dapat mencegah isi lambung naik kembali.. Pilihan makanan tinggi serat lainnya selain oatmeal adalah roti gandum dan beras whole grain.

5. Sayuran hijau.

Sayuran hijau seperti brokoli, kacang hijau, seledri, kol, bayam, dan lainnya adalah pilihan makanan untuk asam lambung terbaik. Ini karena sayuran-sayuran tersebut rendah akan asam sehingga membuatnya baik dikonsumsi untuk meringakan gejala refluks yang sedang Anda alami.

Refensi artikel :

 

https://hellosehat com/pusat-kesehatan/maag-asam-lambung/mencegah-sesak-napas-karena-asam-lambung-naik/

https://www.tribunnews com/tribunners/2017/06/16/cara-mengatasi-gangguan-ulu-hati-dan-sesak-nafas

kompasiana com/erina30951/5be2ad0f43322f7d6b467702/cara-mengatasi-sesak-nafas-akibat-asam-lambung-naik

https://www.alodoktercom/penyakit-asam-lambung/pengobatan

gejala asam lambung kambuh

gejala asam lambung kambuh asam lambung naik atau penyakit asam lambung bisa dialami oleh orang dewasa maupun anak-anak. tanda tanda penyakit lambung Gejala penyakit ini sering diduga sebagai serangan jantung atau penyakit jantung koroner, karena gejalanya yang hampir mirip dengan nyeri dada.  ciri2 penyakit asam lambung Walaupun tidak mematikan seperti serangan jantung, penyakit asam lambung perlu ditangani agar tidak menimbulkan komplikasi.

Gejala Penyakit Asam Lambung

Saat asam lambung naik, dinding kerongkongan dan mulut dapat mengalami iritasi. Gejala yang biasa terjadi adalah rasa asam di bagian belakang mulut dan sensasi terbakar di dada (heartburn). Kedua gejala tersebut dapat bertambah parah saat penderita berbaring atau membungkuk, dan terutama terjadi setelah makan.

Selain rasa asam di belakang mulut dan heartburn, penyakit asam lambung atau GERD juga ditandai dengan:

  • Perasaan ada yang mengganjal di kerongkongan, terutama saat menelan.
  • Sakit tenggorokan yang tidak kunjung hilang dan sakit saat menelan.
  • Mual dan muntah.
  • Bau mulut.
  • Batuk kronis tanpa dahak, terutama di malam hari.

Gejala asam lambung naik atau refluks asam lambung lebih sering terjadi di malam hari, sehingga menimbulkan gangguan tidur. Penyakit GERD juga dapat mencetuskan gejala asma dan menimbulkan peradangan pada saluran pita suara (laringitis).

Penyebab Penyakit Asam Lambung

Asam lambung naik ke kerongkongan (refluks asam lambung) terjadi ketika otot kerongkongan bagian bawah (otot LES) melemah. Otot LES ini seharusnya berkontraksi dan menutup saluran ke kerongkongan setelah makanan turun ke lambung. Bila otot ini lemah, kerongkongan akan tetap terbuka dan asam lambung akan naik kembali ke kerongkongan.

Baca Juga :

10 makanan penurun kolesterol

Kondisi ini berisiko terjadi pada orang lanjut usia (lansia), orang dengan obesitas, dan wanita hamil.

Komplikasi Penyakit Asam Lambung

Penanganan penyakit asam lambung yang tidak tuntas dapat menimbulkan komplikasi berupa peradangan pada saluran kerongkongan atau esofagus. Peradangan tersebut dapat menyebabkan munculnya luka hingga jaringan parut di kerongkongan, sehingga penderita jadi sulit menelan.

Diagnosis Penyakit Asam Lambung

Keluhan heartburn pada penderita asam lambung akan dirasakan paling tidak 2 kali dalam seminggu. Bila pasien datang dengan keluhan ini, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan serangkaian tes penunjang. Pemeriksaan yang dapat dilakukan oleh dokter adalah gastroskopi, foto Rontgen, pemeriksaan pH kerongkongan, serta tes kekuatan otot kerongkongan (manometri).

Baca Juga :

sesak nafas karena asam lambung

Kondisi ini juga dapat memicu terjadinya esofagus Barrett, yaitu penyakit yang berisiko menimbulkan kanker esofagus.

Lantas bagaimana cara mengatasi gejala asam lambung?

Kunci utama dalam mengatasi refluks laringofaring atau gejala asam lambung diam-diam adalah dengan menerapkan pola hidup sehat dan menjauhi faktor risikonya. Hal ini meliputi:

  • Mengurangi konsumsi alkohol
  • Berhenti makan setidaknya tiga jam sebelum tidur
  • Tidur dengan posisi kepala sedikit lebih tinggi, sekitar 10-15 sentimeter dari kasur
  • Menghindari makanan yang dapat memicu refluks asam lambung
  • Menurunkan berat badan jika mengalami kelebihan berat badan atau obesitas
  • Berhenti merokok

Selain itu, penyakit ini juga dapat diatasi dengan obat asam lambung dengan atau tanpa resep. Contoh obat asam lambung tanpa resep adalah antasida atau H-2 blocker yang sama-sama bermanfaat untuk mencegah asam lambung kembali naik ke kerongkongan.

Jika antasida atau H-2 blocker tidak berfungsi, dokter mungkin akan meresepkan obat inhibitor pompa proton (PPI), seperti omeprazole, yang dapat membantu mengurangi keasaman lambung. Jadi, segera konsultasikan pada dokter untuk mengatasinya

Refrensi Artikel :

https://www.alodoktercom/penyakit–lambung/gejala

https://www.alodoktercom/penyakit-asam-lambung

https://www.cermaticom/artikel/sakit-maag-gejala-maag-ciri-ciri-sakit-maag-penyebab-dan-pecegahan-penyakit-maag-yang-perlu-kamu-tahu

mengobati asam lambung akut

mengobati asam lambung akut

mengobati-asam-lambung-akut

mengobati asam lambung akut  apa nnda sering merasa nyeri pada ulu hati atau merasakan sensasi panas di dada sampai ke tenggorokan? Jika iya, Anda mungkin memiliki gangguan pencernaan yang dikenal dengan nama GERD. GERD mirip dengan refluks asam lambung. Namun meski sama-sama bikin asam lambung naik, refluks asam lambung dan GERD tidaklah sama.

Sakit asam lambung akibat GERD bersifat kronis dan biasanya terjadi setidaknya lebih dari dua kali per minggu dan bisa kambuh sewaktu-waktu. mengobati asam lambung akut simak ulasan lengkap tentang penyakit GERD termasuk gejala, penyebab dan pilihan obat asam lambung terbaik, beserta cara mencegah dan meredakan asam lambung di kemudian hari.

Penyebab pasti melemahnya katup antara kerongkongan bagian bawah dengan lambung belum diketahui secara jelas, tetapi ada beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena GERD, di antaranya:

  • Kondisi medis tertentu, seperti esofagitis (radang esofagus), gastritis (peradangan pada dinding lambung), dan gastroparesis (perlambatan gerakan lambung).
  • Kelainan bawaan pada lambung, seperti hernia hiatus dan gastroschisis.
  • Kelebihan berat badan ataupun obesitas.
  • Infeksi bakteri H. pylori.
  • Merokok
  • Efek samping obat tertentu, seperti aspirin.
  • Konsumsi makanan dan minuman tertentu, seperti makanan berlemak, coklat, kopi, dan alkohol dalam jumlah banyak.

Mengubah Gaya Hidup

Mengobati asam lambung tidak lepas dari usaha untuk memperbaiki pola hidup, antara lain dengan:

  • Tidak melakukan gerakan yang mungkin menekan perut
    Tentu saja Anda tetap harus berolahraga agar selalu sehat. Namun, hindari melakukan gerakan yang mungkin memberi tekanan pada lambung, misalnya melompat atau bergoyang-goyang. Waktu olahraga pun harus diperhatikan, jangan melakukannya ketika baru selesai makan. Berikan jeda waktu sekitar 2-4 jam setelah selesai makan.
  • Tidur yang cukup
    Refluks asam lambung dapat terpicu apabila tubuh Anda memproduksi hormon stres akibat kurang tidur. Jangan abaikan kondisi ini karena bisa menimbulkan komplikasi, menyebabkan penyakit menjadi kronis, dan akhirnya dapat menurunkan kualitas serta angka harapan hidup. Perbaiki pola tidur Anda agar waktu tidur dapat tercukupi.

Baca Juga :

cara mengobati sakit maag dengan cepat

 

  • Tidur dengan posisi kepala dan dada lebih tinggi
    Yang harus dilakukan adalah menaikkan posisi tubuh bagian atas agar lebih tinggi dari tubuh bagian bawah. Tubuh bagian atas yang butuh ditinggikan adalah pinggang ke atas. Jika hanya menambahkan bantal di belakang kepala, biasanya tidak efektif.
  • Menghindari makanan pemicu dan mengatur porsi makan
    GERD dapat dipicu oleh makanan yang mengandung banyak lemak. Makanan berlemak dicerna lebih lama oleh tubuh sehingga lambung memproduksi asam lambung lebih banyak dan berisiko naik ke kerongkongan. Selain itu, hindari kopi, coklat, alkohol, dan makanan pedas karena berisiko membuat katup kerongkongan bagian bawah menjadi rileks sehingga memudahkan asam lambung naik ke kerongkongan. Selain itu, usahakan makan dengan porsi kecil namun sering dan kunyah perlahan-lahan.
  • Hindari kebiasaan yang tidak sehat
    Merokok dan kebiasaan langsung berbaring setelah makan merupakan beberapa hal yang dapat menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan. Karena itu, penting untuk menghindari kebiasaan tersebut guna mencegah munculnya penyakit asam lambung. Beri jeda waktu setidaknya 3 jam untuk berbaring setelah makan.
  • Tidak memakai pakaian yang ketat di bagian perut
    Hindari mengenakan pakaian yang ketat di bagian perut, karena dapat menekan lambung sehingga menyebabkan isi lambung naik ke kerongkongan dan muntah. Agar lebih aman, gunakanlah pakaian yang longgar.

Makanan berkarbonasi

Selain jenis makanan itu, ada baiknya tidak makan berlebihan dalam sekali waktu. Hindari minuman dingin setelah konsumsi makan yang mengandung karbohidrat. Jika sedang diet, maka konsumsi makanan yang mengandung nutrisi seimbang untuk tubuh dan hindari diet yang tidak sehat.

Patut diketahui bahwa asam lambung yang menyebabkan perut atau bagian lambung menjadi kurang nyaman bisa menyebabkan gangguan penyakit pada lambung seperti maag, tukak lambung atau kanker.

Jaga pola makan

Bagaimanapun, makanan menjadi sumber penyebab asam lambung yang cukup besar karena berdampak yang langsung terjadi pada lambung dan bagian perut lain terutama usus.

Oleh karenanya, seseorang harus mengatur pola waktu makan dan porsi yang sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, ada berbagai jenis makanan pantangan asam lambung yang harus dihindari untuk orang dengan riwayat asam lambung tinggi.

 

Sumber Artikel :

https://hellosehat com/pusat-kesehatan/maag-asam-lambung/obat-asam-lambung-gaya-hidup/

https://www.cnnindonesiacom/gaya-hidup/20170515211444-255-215060/cara-mengatasi-asam-lambung-berlebih

https://www.alodokter com/cara-mengobati-asam-lambung-di-rumah

Share artikel ini agar lebih banyak lagi yang mendapatkan hasilnya.