tanda gejala asam lambung

tanda gejala asam lambung

tanda gejala asam lambung

Tanda gejala asam lambung, naik atau penyakit asam lambung bisa dialami oleh orang dewasa maupun anak-anak. tanda tanda penyakit lambung Gejala penyakit ini sering diduga sebagai serangan jantung atau penyakit jantung koroner, karena gejalanya yang hampir mirip dengan nyeri dada.  ciri2 penyakit asam lambung Walaupun tidak mematikan seperti serangan jantung, penyakit asam lambung perlu ditangani agar tidak menimbulkan komplikasi.

Gejala Penyakit Asam Lambung

Saat asam lambung naik, dinding kerongkongan dan mulut dapat mengalami iritasi. Gejala yang biasa terjadi adalah rasa asam di bagian belakang mulut dan sensasi terbakar di dada (heartburn). Kedua gejala tersebut dapat bertambah parah saat penderita berbaring atau membungkuk, dan terutama terjadi setelah makan.

Selain rasa asam di belakang mulut dan heartburn, penyakit asam lambung atau GERD juga ditandai dengan:

  • Perasaan ada yang mengganjal di kerongkongan, terutama saat menelan.
  • Sakit tenggorokan yang tidak kunjung hilang dan sakit saat menelan.
  • Mual dan muntah.
  • Bau mulut.
  • Batuk kronis tanpa dahak, terutama di malam hari.

Gejala asam lambung naik atau refluks asam lambung lebih sering terjadi di malam hari, sehingga menimbulkan gangguan tidur. Penyakit GERD juga dapat mencetuskan gejala asma dan menimbulkan peradangan pada saluran pita suara (laringitis).

Penyebab Penyakit Asam Lambung

Asam lambung naik ke kerongkongan (refluks asam lambung) terjadi ketika otot kerongkongan bagian bawah (otot LES) melemah. Otot LES ini seharusnya berkontraksi dan menutup saluran ke kerongkongan setelah makanan turun ke lambung. Bila otot ini lemah, kerongkongan akan tetap terbuka dan asam lambung akan naik kembali ke kerongkongan.

Baca Juga :

10 makanan penurun kolesterol

Kondisi ini berisiko terjadi pada orang lanjut usia (lansia), orang dengan obesitas, dan wanita hamil.

Komplikasi Penyakit Asam Lambung

Penanganan penyakit asam lambung yang tidak tuntas dapat menimbulkan komplikasi berupa peradangan pada saluran kerongkongan atau esofagus. Peradangan tersebut dapat menyebabkan munculnya luka hingga jaringan parut di kerongkongan, sehingga penderita jadi sulit menelan.

Diagnosis Penyakit Asam Lambung

Keluhan heartburn pada penderita asam lambung akan dirasakan paling tidak 2 kali dalam seminggu. Bila pasien datang dengan keluhan ini, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan serangkaian tes penunjang. Pemeriksaan yang dapat dilakukan oleh dokter adalah gastroskopi, foto Rontgen, pemeriksaan pH kerongkongan, serta tes kekuatan otot kerongkongan (manometri).

Baca Juga :

sesak nafas karena asam lambung

Kondisi ini juga dapat memicu terjadinya esofagus Barrett, yaitu penyakit yang berisiko menimbulkan kanker esofagus.

Lantas bagaimana cara mengatasi gejala asam lambung?

Kunci utama dalam mengatasi refluks laringofaring atau gejala asam lambung diam-diam adalah dengan menerapkan pola hidup sehat dan menjauhi faktor risikonya. Hal ini meliputi:

  • Mengurangi konsumsi alkohol
  • Berhenti makan setidaknya tiga jam sebelum tidur
  • Tidur dengan posisi kepala sedikit lebih tinggi, sekitar 10-15 sentimeter dari kasur
  • Menghindari makanan yang dapat memicu refluks asam lambung
  • Menurunkan berat badan jika mengalami kelebihan berat badan atau obesitas
  • Berhenti merokok

Selain itu, penyakit ini juga dapat diatasi dengan obat asam lambung dengan atau tanpa resep. Contoh obat asam lambung tanpa resep adalah antasida atau H-2 blocker yang sama-sama bermanfaat untuk mencegah asam lambung kembali naik ke kerongkongan.

Jika antasida atau H-2 blocker tidak berfungsi, dokter mungkin akan meresepkan obat inhibitor pompa proton (PPI), seperti omeprazole, yang dapat membantu mengurangi keasaman lambung. Jadi, segera konsultasikan pada dokter untuk mengatasinya

Refrensi Artikel :

https://www.alodoktercom/penyakit–lambung/gejala

https://www.alodoktercom/penyakit-asam-lambung

https://www.cermaticom/artikel/sakit-maag-gejala-maag-ciri-ciri-sakit-maag-penyebab-dan-pecegahan-penyakit-maag-yang-perlu-kamu-tahu

ciri2 maag yang harus diketahui

ciri2 maag yang harus diketahui

ciri2 maag yang harus diketahui

ciri2 maag yang harus diketahui penting untuk diketahui. Ini adalah untuk meminimalkan terjadinya komplikasi atau hal-hal yang mungkin membahayakan kesehatan.

Nyeri ulu hati, mual dan muntah setelah makan, erat dikaitkan dengan penyakit maag, atau yang secara medis dikenal sebagai sindrom dispepsia. Namun, gejala atau ciri2 maag yang harus diketahui  tidak hanya itu saja. Masih ada beberapa gejala atau ciri-ciri penyakit maag lainnya yang perlu diketahui agar penyakit maag yang Anda alami dapat dikenali dan segera diatasi.

Faktor Risiko Sakit Maag

Semua orang dari segala usia dan jenis kelamin bisa mengalami sakit maag. Gangguan pencernaan ini sangat umum. Namun, ada beberapa faktor yang dapat membuat risiko seseorang mengalami sakit maag meningkat, seperti:

  • Adanya masalah emosional, seperti kecemasan atau depresi.
  • Infeksi bakteri Helicobacter pylori.
  • Efek samping menggunakan obat anti inflamasi nonsteroid.
  • Terlalu banyak makan.
  • Kelebihan berat badan.
  • Makan terlalu cepat.
  • Mengonsumsi makanan berminyak, berlemak dan pedas.
  • Terlalu banyak mengonsumsi minuman berkafein dan soda.
  • Mengonsumsi cokelat berlebihan.

Sakit maag juga bisa menjadi komplikasi dari sebuah penyakit, misalnya penyakit batu empedu, radang pankreas, penyumbatan usus dan kanker lambung.

Penyebab Sakit Maag

Sebelum kamu mengetahui penyebab sakit maag, kamu harus tahu tentang cara kerja lambung. Setiap makanan yang kamu konsumsi akan masuk ke lambung, lalu dicerna secara kimiawi dengan bantuan dari enzim pepsin dan renin yang dicampur dengan asam lambung (HCl).

Apabila terjadi gangguan, maka mukosa akan rusak dan menimbulkan rasa sakit atau nyeri. Apabila gangguan ini terus-menerus terjadi, maka asam lambung akan memecah mukosa dan menyebabkan iritasi dan peradangan. Kondisi inilah yang menyebabkan sakit maag. Rasa nyeri karena maag akut disebabkan oleh asam lambung yang bersentuhan dengan lapisan mukosa, sehingga ujung-ujung saraf menjadi lebih peka oleh rasa nyeri.

Sakit maag seperti apa rasanya?

Tidak ada penyakit maag dalam dunia kedokteran resmi, baik di dalam negeri atau internasional. Maag adalah istilah populer yang hanya digunakan oleh masyarakat awam Indonesia untuk menggambarkan sekumpulan keluhan seputar masalah perut akibat gangguan pencernaan.

Maag sebetulnya merupakan gejala yang mewakili gangguan dispepsia atau penyakit lainnya, seperti GERD (penyakit asam lambung), tukak lambung, hingga iritasi usus (penyakit irritable bowel syndrome).

Baca Juga :

solusi sakit maag

Gejala maag umumnya ditandai dengan sakit perut, mual-muntah (dry heaving), sering sendawa, dada dan tenggorokan panas seperti terbakar, perut kembung dan begah, serta mulut yang terasa asam.

Gejala maag bisa diobati dengan minum obat antasida, H-2 reseptor antagonis, dan obat maag lainnnya yang mudah ditemukan di apotek. Namun, bila gejala terus muncul berkelanjutlan lebih dari 2 minggu, sebaiknya segera pergi ke dokter.

Cara Mencegah Penyakit Maag

Sebelum mengalami penyakit maag, ada baiknya untuk melakukan pencegahan penyakit maag sedini mungkin. Ini bisa dilakukan dengan mengubah pola hidup, termasuk:

  • Menghindari konsumsi makanan pedas
    Hindarilah makanan penyebab sakit maag. Hal ini termasuk menghindari makanan tinggi lemak, makanan yang pedas, dan makanan yang asam.
  • Hindari konsumsi minuman tertentu
    Untuk mencegah penyakit maag, Anda dianjurkan untuk menghindari konsumsi minuman bersoda, minuman berkafein seperti kopi dan teh, serta minuman beralkohol karena dapat mengiritasi lambung.
  • Berhenti merokok
    Perokok diketahui lebih berisiko terkena sakit maag dibandingkan mereka yang tidak merokok.

Ciri2 penyakit maag perlu dikenali agar dapat dilakukan penanganan yang tepat. Sebab, jika tidak ditangani dengan baik, penyakit maag dapat membahayakan kesehatan Anda.

Share artikel ini agar lebih banyak lagi yang mengetahui  manfaatnya.!

Sumber Artikel :

https://www.alodoktercom/seperti-ini-ciri-ciri-penyakit-maag-yang-perlu-diketahui

https://hellosehatcom/pusat-kesehatan/maag-asam-lambung/berbagai-gejala-maag-asam-lambung/

https://www.cermaticom/artikel/sakit-maag-gejala-maag-ciri-ciri-sakit-maag-penyebab-dan-pecegahan-penyakit-maag-yang-perlu-kamu-tahu

sesak nafas karena asam lambung

sesak nafas karena asam lambung – Asam lambung atau dalam bahasa ilmiah disebut dengan Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah kondisi di mana lambung memproduksi gas yang membuat ulu hati terasa nyeri. Kemudian dada juga terasa seperti terbakar karena asam lambung naik menuju esofagus atau saluran pencernaan yang menghubungkan mulut dan lambung. Penyakit asam lambung disebabkan karena otot bagian bawah dari saluran pencernaan tidak berfungsi dengan baik. Seharusnya, otot bagian bawah ini akan terbuka secara otomatis saat makanan masuk dan akan menutup setelah makanan telah sampai di lambung.

Jika otot tersebut melonggar, maka tidak dapat membuka dan menutup dengan baik. Karena itu, asam lambung yang seharusnya diam di lambung jadi naik. Itulah mengapa, bagi Anda para penderita maag dan memiliki kecenderungan asam lambung, perlu memperbaiki otot tersebut. Caranya bermacam-macam, mulai dari menjaga asupan makanan hingga pikiran. Dalam kasus yang parah, asam lambung bisa menyebabkan muntah lendir hingga sesak napas.

Bagi Anda yang punya maag, pasti sudah sangat akrab dengan keluhan sesak nafas karena asam lambung naik. Gejala ini sebenarnya merupakan pertanda maag kronis.

Kaitan antara asam lambung tinggi dengan sesak napas

Pakar kesehatan menyebut hal ini memang bisa terjadi. Meski dianggap tidak terkait, dalam realitanya kenaikan asam lambung memang bisa menyebabkan sesak napas.

Sebagai informasi, cairan asam lambung yang sudah naik dan menyentuh kerongkongan bisa saja memasuki saluran pernapasan. Hal ini akan merangsang saraf menyempitkan saluran pernapasan sehingga napas pun akan terasa jauh lebih berat.

Penderita maag kronis juga rentan mengalami kerusakan kerongkongan, tenggorokan, hingga saluran paru-paru jika kondisinya sering kambuh. Paparan asam lambung yang terlalu sering juga terbukti mampu memicu gangguan pernapasan seperti asma, pneumonia, batuk, hingga munculnya suara mengi.

Cara mengatasi sesak napas saat asam lambung naik

Jika mulai mengalami gejala sesak napas akibat asam lambung tinggi, pakar kesehatan menyarankan kita untuk segera mencari udara segar, bukannya menetap di dalam ruangan. Setelahnya, cobalah untuk melakukan latihan pernapasan demi membantu mengatasi masalah sesak napas ini dengan efektif.

Jika cara ini tidak berhasil, sebaiknya segera meminum obat yang bisa mengatasi masalah asam lambung seperti obat maag demi meredakan gejalanya. Selain bisa didapatkan di apotek atau warung-warung terdekat, obat asam lambung juga bisa didapatkan setelah berkonsultasi ke dokter.