Sakit Maag Kronis Serta Penanganannya

Sakit Maag Kronis Serta Penanganannya

Sakit Maag Kronis – Sakit maag kronis yaitu adanya gangguan pada pencernaan yang disebabkan oleh peradangan pada dinding lambung. Peradangan tersebut akan muncul secara perlahan dan kemudian berkembang dalam jangka waktu yang lama. Berikut gejala maag kronis yang telah dirangkum dari berbagai sumber .

Baca Juga : Apa Itu Penyakit Maag?

Gejala Maag Kronis

Sebetulnya orang yang terkena penyakit ini sering tidak merasakan gejala sedikit pun sampai akhirnya ia didiagnosis. Tapi kamu harus waspada jika mengalami gejala seperti berikut ini:

  • Nyeri perut pada bagian atas.
  • Rasa tidak nyaman pada saluran cerna.
  • Perut terasa kembung.
  • Perasaan penuh atau begah pada perut bagian atas, setelah makan.
  • Mual dan muntah.
  • Berkurangnya nafsu makan.
  • Penurunan berat badan.

Melihat gejala maag kronis di atas diharapkan kita harus selalu waspada, terlebih lagi jika gejala tersebut dibiarkan bisa mengakibatkan komplikasi, seperti:

  1. Tukak lambung

    Terjadinya peradangan atau luka pada dinding lambung dan duodenum (usus 12 jari). Selain ketidaknyamanan pada lambung, penderita tukak lambung akan mengalami nyeri berat di lambung.

  2. Gastritis atrofi

    Gastritis atrofi terjadi saat peradangan kronis pada dinding lambung menyebabkan hilangnya lapisan dan kelenjar pada lapisan dinding lambung. Maag kronis yang sudah parah dapat berkembang menjadi gastritis atrofi.

  3. Anemia

    Iritasi pada lambung yang semakin parah dapat menyebabkan pendarahan kronis di lambung, dan kehilangan darah dalam jumlah banyak bisa menyebabkan anemia.

  4. Kekurangan vitamin B12

    Maag kronis yang berkembang menjadi gastritis atrofi dapat menyebabkan penyerapan vitamin B12 di perut tidak baik.

  5. Kanker

    Kanker lambung pada stadium awal seringkali tidak bergejala. Adapun gejala kanker lambung yang harus diwaspadai antara lain pencernaan bermasalah, cepat kenyang, nyeri ulu hati, mual, kehilangan selera makan, dan penurunan berat badan. Deteksi dini kanker lambung penting dilakukan agar dapat ditangani secara dini.

Baca Juga : Cara Menetralisir Asam Lambung

Jenis Maag Kronis Berdasarkan Penyebabnya

Maag kronis bisa dibedakan menjadi empat berdasarkan penyebabnya, yakni:

  1. Tipe A

    Maag kronis yang disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh kamu yang menghancurkan sel-sel lambung. Maag kronis tipe ini dapat meningkatkan risiko kekurangan vitamin, anemia, bahkan kanker.

  2. Tipe B

    Ini adalah tipe yang paling umum dan maag jenis ini disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori. Kondisi ini dapat menyebabkan tukak lambung, tukak usus, dan kanker lambung.

  3. Tipe C

    Kondisi ini disebabkan oleh penggunaan obat antiinflamasi non-steroid (OAINS) dan konsumsi minumam beralkohol jangka panjang. Maag kronis tipe ini bisa menyebabkan erosi atau terkikisnya dinding lambung serta pencernaan.

  4. Giant Hypertrophic Gastritis dan Gastritis Eosinofilik

    Giant hypertrophic gastritis berkaitan dengan kekurangan protein, sedangkan gastritis eosinofilik bisa terjadi bersamaan dengan kondisi alergi seperti asma atau eksim.

Penanganan Maag Kronis

Sakit Maag Kronis – Pengobatan medis dan pola makan sehat adalah cara yang paling umum untuk mengobati gejala maag kronis. Dan pengobatan untuk setiap jenis sakit maag berfokus pada penyebabnya. Karena itu pemeriksaan medis dari dokter penting dilakukan untuk menentukan diagnosis dan penyebab maag kronis.

Jika terdapat infeksi bakteri H. Pylori, maka diperlukan antibiotik untuk membasi kuman, untuk meredakan gejala maag kronis juga dapat diberikan obat-obatan antasida untuk meredakan asam lambung, obat untuk melindungi lapisan dinding lambung, atau obat-obatan penghambat produksi asam lambung. Dokter juga akan menganjurkan Anda untuk berhenti mengonsumsi minuman alkohol atau obat-obatan yang dapat memperparah gejala maag kronis untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada lambung Anda.

Segera konsultasikan ke dokter jika gejala maag kronis semakin parah dan berulang secara teratur, disertai dengan gejala lain seperti tinja berwarna hitam, muntah, dan nyeri lambung yang berlangsung terus-menerus. Terlebih jika terjadi muntah darah, berat badan terus menurun, jantung berdetak kencang, kesulitan bernapas, rasa kantuk yang berat, tiba-tiba pingsan, dan mengalami kebingungan.

cara mengobati maag dengan tepat

cara mengobati maag dengan tepat

Cara mengobati maag, beragam cara mengobati maag mulai dari minum herbal, mengubah polah hidup, pola makan, hingga oprasi.

Cara Mengobati maag

Apa yang anda harus lakukan?

Mengubah pola hidup yang kurang baik, dan gaya hidup, ini sangat perlu dilakukan karana kebiasaan kita sering tidak memperhatikan kondisi pola hidup kita, dampaknya kita sering terkena penyakit, ya salah satunya maag ini.

Mengubah Pola Makan dan Gaya Hidup

Cara mengatasi maag selain menggunakan obat-obatan medis adalah dengan perbaikan pola makan, seperti:

Perubahan menu makanan
Hindari mengonsumsi makanan pedas dan makanan yang mengandung banyak asam, seperti tomat dan jeruk. Hindari juga minuman bersoda, kafein, dan minuman beralkohol, serta makanan pemicu sakit maag seperti cokelat dan mint.
Penerapan pola makan yang lebih baik
Anda disarankan mengonsumsi makanan dalam porsi kecil namun lebih Makanlah dengan pelan-pelan. Biasakan untuk tidak langsung berbaring setelah makan, tunggu setidaknya 2 hingga 3 jam setelah makan.
Menerapkan pola hidup sehat juga perlu dilakukan sebagai cara mengatasi maag, yaitu dengan:

Berhenti merokok.

Tidak mengonsumsi camilan ketika sudah larut malam.
Rajin berolahraga dan mengurangi berat badan jika diperlukan. Namun ingat, jangan berolahraga sesaat setelah makan. Setidaknya tunggu satu jam setelah makan.
Menghindari dan mengelola stres.
Tidak mengenakan pakaian ketat, karena dapat menekan lambung dan membuat makanan naik ke kerongkongan dan memicu penyakit asam lambung.
Hindari mengonsumsi obat-obatan yang bisa menyebabkan sakit maag, seperti obat antiinflamasi non-steroid (OAINS).
Terapi Psikologis untuk Mengatasi Maag
Umumnya dokter akan menganjurkan terapi psikologis atau psikoterapi jika penyebab maag berkaitan dengan masalah psikologis, seperti depresi atau gangguan kecemasan. Jika disebabkan oleh stres, maka dokter akan menganjurkan untuk melakukan meditasi, latihan relaksasi, dan konseling sebagai cara mengatasi maag.
ejala Sakit Maag

Gejala sakit maag dapat terjadi karena beberapa hal, diantaranya yaitu:

  • Cepat merasa kenyang saat makan dan rasa kenyang berkepanjangan setelah makan
  • Mual
  • Kembung pada perut bagian atas
  • Sering bersendawa
  • Nyeri pada ulut hati dan nyeri di tengah dada yang muncul ketika atau setelah makan
  • Rasa panas pada perut bagian atas
  • Sakit maag yang sering terjadi biasanya ditandai dengan gejala rasa panas didalam dada akibat naiknya asam lambung ke bagian kerongkongan. Stres pun membawa dampak menjadi lebih negatif bagi pengidap sakit maag.

Berikut 3 komplikasi yang berkaitan dengan penyakit maag:

  1. Esofagus barret
    Esofagus barret disebabkan oleh paparan asam lambung di kerongkongan secara terus menerus, yang menyebabkan perubahan pada sel-sel di lapisan bagian bawah kerongkongan menjadi sel kanker.
  2. Stenosis pilorus
    Komplikasi ini terjadi karena paparan asam lambung pada area pilorus dalam jangka panjang, yang menimbulkan jaringan parut dan mempersempit pilorus. Sehingga mengakibatkan makanan tidak tercerna dengan baik.
  3. Penyempitan esofagus
    Penyempitan esofagus terjadi saat seseorang sering mengalami sakit maag akibat refluks asam. Gejala yang muncul biasanya berupa sulit menelan dan nyeri pada bagian dada.

Penyebab Sakit Maag

Sebelum kamu mengetahui penyabab sakit maag, kamu harus tahu tentang cara kerja lambung. Pertama-tama, makanan masuk ke lambung lalu dicerna secara kimiawi dengan bantuan dari enzim pepsin dan renin dicampur dengan asam lambung (HCl).

Apabila terjadi gangguan, maka kerusakan pada mukosa akan menimbulkan rasa sakit atau nyeri. Apabila gangguan ini terus menerus terjadi, maka luka pada lapisan mukosa lambung dapat membuat terjadinya maag. Rasa nyeri karena maag akut disebabkan oleh rangsangan yang dibuat oleh asam lambung pada lapisan mukosa lambung, sehingga ujung-ujung syaraf menjadi lebih peka oleh rasa nyeri.

Banyak faktor yang dapat menyebabkan sakit maag, seperti:

  • Adanya masalah psikologi.
  • Infeksi bakteri helicobacter pylori.
  • Efek samping menggunakan obat anti inflamasi nonsteroid.
  • Terlalu banyak makan.
  • Kelebihan berat badan.
  • Makan terlalu cepat.
  • Mengonsumsi makanan berminyak, berlemak dan pedas.
  • Terlalu banyak mengonsumsi minuman berkafein dan soda.
  • Mengonsumsi cokelat berlebihan.

Sakit maag juga terjadi akibat komplikasi terhadap penyakit, misalnya penyakit batu empedu, radang pancreas, penyumbatan usus dan kanker lambung.
engobatan Sakit Maag

Terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meredakan sakit maag, yaitu:

  • Menghentikan konsumsi aspirin saat sakit maag berlangsung.
  • Hilangkan rasa cemas dan kendalikan stres.
  • Mengurangi atau bahkan menghentikan konsumsi zat kafein atau alkohol bila sakit maag datang.
  • Menghindari makanan yang bisa memicu sakit maag.
  • Interaksikan pada dokter ahli untuk cara pengobatan selanjutnya.

Maag yang tidak kunjung diobati bisa semakin parah dan menjadi tukak lambung. Bahkan, maag bisa menimbulkan komplikasi seperti perdarahan, jaringan parut, kebocoran lambung, bahkan kanker lambung yang dapat mengancam jiwa. Tindakan operasi mungkin diperlukan untuk kondisi komplikasi yang parah.

Makan makanan yang salah atau justru melewatkan waktu makan dapat memicu maag yang bikin perut panas dan mulas. Selain bikin perut tidak nyaman, maag juga menyebabkan nyeri dada, sakit tenggorokan, dan bau mulut. Sayangnya, maag tidak dapat disembuhkan. Namun untuk mencegahnya sering kambuh, ada banyak cara mengatasi maag yang bisa Anda terapkan sehari-hari.

bagikan artikel cara mengobati maag ini untuk berbagi informasi kesehatan untuk semua teman-teman anda.

sakit maag gejala dan pengobatannya

sakit maag gejala dan pengobatannya

Maag adalah kasus yang cukup banyak ditemui dalam masyarakat. Bahkan menurut data yang dicatat oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada 2012, tingkat kejadian penyakit maag di Indonesia mencapai 40,8 persen. Akan tetapi, banyak orang masih belum memahami sepenuhnya apa itu penyakit maag.
Anda mungkin masih sering dengar mitos bahwa semua orang itu pasti punya maag, masalahnya hanya apakah maag tersebut akan kambuh jadi penyakit. Benarkah demikian? Yuk, cari tahu lebih lanjut seputar maag dalam ulasan berikut ini.

sakit maag gejala dan pengobatannya

Sebenarnya, tak ada istilah penyakit maag dalam dunia medis. Maag hanyalah istilah yang digunakan masyarakat awam untuk menggambarkan keluhan-keluhan yang disebabkan oleh gangguan pencernaan (indigestion). Misalnya keluhan sakit perut, mual, muntah, dada terasa nyeri seperti terbakar, kembung, begah, dan mulut terasa asam. Maka, maag sendiri sebenarnya bukan penyakit, melainkan gejala yang menandakan adanya penyakit tertentu.

Maag atau radang lambung atau tukak lambung adalah gejala penyakit yang menyerang lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan pada lambung yang menyebabkan Nyeri ulu hati , sakit, mulas, dan perih pada perut. Adapun penyebabnya bisa karena penderita makan secara tidak teratur, terdapat mikroorganisme yang merugikan, mengonsumsi obat-obatan tertentu, atau sebab-sebab lainnya seperti mengonsumsi alkohol, pola tidur yang tidak teratur dan stress. Maag juga bisa terjadi apabila si penderita telat makan, kemudian sewaktu makan si penderita maag makan dengan porsi yang terlalu banyak.

Bagi penderita maag yang sudah parah, penyakit maag tersebut sangat berbahaya sekali dan dapat menyebabkan kematian. Maag bisa disembuhkan tetapi tidak bisa sembuh total, maag adalah penyakit yang dapat kambuh apabila si penderita tidak makan teratur, terlalu banyak makan, atau sebab lain. Biasanya untuk meredakan atau menyembuhkannya penderita harus mengkonsumsi obat jika diperlukan.

Cara mengatasi sakit maag gejala dan pengobatannya

 

 

 

 

 

 

Sakit maag ringan akan hilang dengan sendirinya. Adapun sakit maag yang parah dapat diatasi dengan obat-obatan seperti antasida, Agen Cytoprotektif,antibiotik dan antidepresan. Terapi seperti meditasi dan relaksasi juga bisa membantu mengatasi sakit maag.
Sakit maag dapat dicegah dengan cara:

  • Makan secara perlahan, dalam porsi yang kecil.
  • cuci tangan sebelum makan dan jangan jajan sembarangan.
  • Batasi konsumsi makanan asam, pedas dan berlemak.
  • Kurangi minuman berkafein ( kopi, anggur putih, sari buah sitrus, dan susu).
  • Hindari obat-obatan yang menyebabkan nyeri lambung.

Makanan yang sulit dicerna dan dapat memperlambat pengosongan lambung. Karena hal ini dapat menyebabkan peningkatan peregangan di lambung yang akhirnya dapat meningkatkan asam lambung antara lain makanan berlemak, kue tar, coklat, dan keju.
Makanan yang melemahkan klep kerongkongan bawah sehingga menyebabkan cairan lambung dapat naik ke kerongkongan seperti alkohol, coklat, makanan tinggi lemak, dan gorengan.
Makanan dan minuman yang banyak mengandung gas dan juga yang terlalu banyak serat, antara lain:

  • Sayur-sayuran tertentu sep erti sawi dan kol
  • Buah-buahan tertentu seperti nangka dan pisang ambon
  • Makanan berserat tinggi tertentu seperti kedondong dan buah yang dikeringkan
  • Minuman yang mengandung banyak gas (seperti minuman bersoda).

Selain itu, kegiatan yang dapat meningkatkan gas di dalam lambung juga harus dihindari, antara lain makan permen khususnya permen karet serta merokok.

Cara mengonsumsi obat

Obat-obatan untuk sakit maag umumnya dimakan dua jam sebelum makan dan dua jam sesudah makan. Adapun dengan tujuan obat dikonsumsi dua jam sebelum makan yaitu untuk menetralisir asam lambung, karena pada saat tersebut penumpukkan asam lambung sudah sangat banyak dan di dalam lambung penderita pasti telah terjadi
luka-luka kecil yang apabila terkena asam akan terasa perih seperti tertusuk jarum . Kemudian obat yang diminum dua jam sesudah makan bertujuan untuk melindungi dinding lambung dari asam yang terus diproduksi. Akhirnya dua jam setelah makan,asam yang di lambung akan terpakai untuk mencerna makanan sehingga sudah ternetralisir dan tidak akan melukai dinding lambung sehingga tidak terasa perih pada lambung .

Obat-obatan yang biasanya digunakan antara lain:

  • Antasida (Menetralisir asam lambung dan menghilangkan rasa nyeri)
  • Agen Cytoprotektif (Melindungi jaringan mukosa lambung dan usus halus)
  • Obat anti sekretorik (Mampu menekan sekresi asam)
  • Pankreatin (Membantu pencernaan lemak, karbohidrat, protein dan mengatasi gangguan sakit pencernaan seperti perut kembung, mual, dan sering mengeluarkan gas)
  • Ranitidin (Mengobati tukak lambung).

Jadi begitulah artikel yang tentang Cara mengatasi sakit maag dan pengobatannya  mari kita share semoga dapat memberi  manfaat kepada kita semua.

Apakah penyakit maag itu?

Apakah penyakit maag itu?

Apakah penyakit maag itu? Sebenarnya, tak ada istilah penyakit maag dalam dunia medis. Maag hanyalah istilah yang digunakan masyarakat awam untuk menggambarkan keluhan-keluhan yang disebabkan oleh gangguan pencernaan (indigestion). Misalnya keluhan sakit perut, mual, muntah, dada terasa nyeri seperti terbakar, kembung, begah, dan mulut terasa asam. Maka, maag sendiri sebenarnya bukan penyakit, melainkan gejala yang menandakan adanya penyakit tertentu.

Apakah penyakit maag itu?

Benarkah semua orang punya maag?

Anggapan bahwa semua orang punya maag itu keliru. Maag bukanlah jaringan atau organ tubuh manusia. Maag juga bukan kondisi yang pasti muncul dan dialami oleh setiap orang. Hanya orang yang memiliki penyakit tertentu seperti penyakit asam lambung dan tukak lambung yang akan menunjukkan gejala yaitu maag.

Namun, banyak orang salah paham dan mengira bahwa maag itu sama dengan asam lambung. Ini karena pada kebanyakan kasus, keluhan maag disebabkan oleh gangguan asam lambung. Asam lambung sendiri adalah enzim yang diproduksi tubuh secara alami. Gunanya adalah mencerna makanan. Kalau Anda kebanyakan asam lambung atau bila asam lambung naik ke kerongkongan, ini akan menyebabkan gejala-gejala yang lebih dikenal dengan sebutan maag.

Berikut ini faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko maag, di antaranya:

1. Infeksi bakteri:

Meskipun infeksi Helicobacter pylori adalah infeksi manusia yang paling sering dialami, namun hanya beberapa orang penderita infeksi yang mengalami gastritis atau gangguan pencernaan bagian atas lainnya. Dokter meyakini penyakit ini rentan oleh bakteri yang dapat diturunkan atau disebabkan oleh gaya hidup, seperti pola makan dan merokok.

2. Usia yang lebih tua:

Orang dewasa yang lebih tua berisiko mengalami maag karena lapisan lambung cenderung mengalami penipisan seiring bertambahnya usia dan lebih mungkin mengalami infeksi H. pylori atau gangguan autoimun.

3. Stres:

Kondidi psikologis juga berisiko mengalami maag akut, seperti halnya stres akibat menjalani operasi, mengalami luka bakar, cedera, atau infeksi parah.

4. Sering menggunakan pereda nyeri:

Obat penghilang rasa sakit yang biasa dikonsumsi di antaranya, aspirin, ibuprofen dan naproxen, yang dapat menyebabkan maag akut dan maag kronis. Jika sering menggunakan pereda rasa sakit atau terlalu banyak, dapat mengurangi zat utama yang membantu menjaga lapisan pelindung perut.

5. Sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel di perut:

Ini disebut penyakit maag autoimun, yang terjadi saat tubuh menyerang sel-sel pembentuk lapisan perut. Sementara reaksi tersebut bisa hilang pada pelindung perut. Maag autoimun lebih sering terjadi pada orang penderita kelainan autoimun, termasuk penyakit Hashimoto dan diabetes tipe 1. Maag autoimun juga berhubungan dengan defisiensi vitamin B-12.

Gejala Sakit Maag

Sebagian besar sakit maag bersifat ringan dan dapat ditangani tanpa perlu berkonsultasi ke dokter. Tapi, bersegera temui dokter jika sakit maag masi terjadi secara terus-menerus atau disertai gejala-gejala seperti:

  • Muntah
  • Sulit menelan
  • Nyeri ulu hati
  • Berat badan turun tanpa sebab.

Apakah penyakit maag itu? Sakit maag ringan akan hilang dengan sendirinya. Adapun sakit maag yang parah dapat diatasi dengan obat-obatan seperti antasida, antibiotik dan antidepresan. Terapi seperti meditasi dan relaksasi juga bisa membantu mengatasi sakit maag.

Sakit maag dapat dicegah dengan cara:

  • Makan secara perlahan, dalam porsi yang kecil.
  • Batasi konsumsi makanan pedas dan berlemak.
  • Kurangi minuman berkafein.
  • Hindari obat-obatan yang menyebabkan nyeri lambung.

Sekarang anda sudah tau Apakah penyakit maag itu?, Silahkan share artikel ini, dan semoga bermanfaat.