tanda tanda maag kambuh

tanda tanda maag kambuh

tanda tanda maag kambuh

Tanda tanda maag kambuh Maag adalah rasa nyeri pada bagian lambung perut manusia. Sakit maag adalah jenis penyakit pada sistem pencernaan yang sangat umum terjadi tanda tanda maag kambuh. Nama dari penyakit maag barangkali sudah tidak asing kita dengar dalam kehidupan sehari-hari.

Sakit maag adalah nama akrab dari salah satu gangguan pada sistem pencernaan kita. Penyakit maag terjadi ketika lapisan lendir tebal yang melindungi perut dari cairan pencernaan berkurang jumlahnya. Akibatnya, asam lambung mencerna lapisan jaringan organ perut yang menjadi penyebab maag.

Dalam dunia kesehatan, istilah yang dipakai untuk sakit maag adalah ulkus peptikum (tukak peptik), yang bisa menyerang lambung maupun duodenum. Lambung dan duodenum adalah bagian dari organ pencernaan kita.

Penyakit maag merupakan salah satu penyakit sistem pencernaan yang mudah disembuhkan, akan tetapi dapat menjadi parah bila tidak ditangani dengan tepat.

Sebagaimana yang sudah banyak ketahui, sistem pencernaan kita terdiri dari bermacam-macam organ, yang dimulai dari mulut hingga anus. Lambung dan duodenum ini adalah tempat mencerna makanan tahap kedua setelah makanan dicerna di mulut kita. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui gejala maag, penyebab maag, ciri-ciri maag, dan cara mengatasi sakit maag.

Tanda-tanda maag maag yang harus diketahui

Meskipun tidak tergolong membahayakan, penyakit maag dapat menjadi parah apabila tidak ditangai dengan benar. Penting bagi penderita untuk mengetahui gejala maag sedini mungkin agar bisa mengambil tindakan di saat kambuh.

Ada beberapa gejala maag yang secara umum dialami oleh penderita. Sakit maag diawali dengan sensasi terbakar dan perih pada bagian tengah perut di antara dada dan pusar.

Tanda-tanda maag ini akan semakin intens ketika perut kosong dan dapat berlangsung selama beberapa menit hingga berjam-jam.

Gejala maag lainnya adalah sebagai berikut ini:

  • Perut kembung dan terasa penuh
  • Mudah kenyang
  • Mual saat makan
  • Sering sendawa
  • Intoleransi terhadap makanan berlemak
  • Nafsu makan menurun karena perut terasa sakit
  • Naiknya asam lambung
  • Penurunan berat badan
  • Nyeri ulu hati disertai sensasi terbakar di bagian dada

Selain itu, ada pula gejala atau tanda-tanda penyakit maag yang terbilang berbahaya dan perlu segera diatasi:

  • Mual dan muntah secara terus menerus
  • Tinja berwarna gelap atau mengandung darah
  • Muntah darah
  • Nyeri perut yang tiba-tiba dan terasa begitu menyakitkan
  • Sulit bernapas
  • Anemia

Jika tanda-tanda penyakit maag tersebut dialami, segera periksakan diri ke dokter. Dokter akan menanyakan riwayat keluhan Anda, dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang seperti endoskopi, untuk mengetahui tingkat keparahan maag yang diderita. Dokter mungkin akan menganjurkan untuk rawat inap di rumah sakit apabila ditemukan tanda-tanda yang berbahaya.

Cara Mencegah Penyakit Maag

Sebelum mengalami penyakit maag, ada baiknya untuk melakukan pencegahan penyakit maag sedini mungkin. Ini bisa dilakukan dengan mengubah pola hidup, termasuk:

  • Menghindari konsumsi makanan pedas
    Hindarilah makanan penyebab sakit maag. Hal ini termasuk menghindari makanan tinggi lemak, makanan yang pedas, dan makanan yang asam.
  • Hindari konsumsi minuman tertentu
    Untuk mencegah penyakit maag, Anda dianjurkan untuk menghindari konsumsi minuman bersoda, minuman berkafein seperti kopi dan teh, serta minuman beralkohol karena dapat mengiritasi lambung.
  • Berhenti merokok
    Perokok diketahui lebih berisiko terkena sakit maag dibandingkan mereka yang tidak merokok.

Ciri-ciri penyakit maag perlu dikenali agar dapat dilakukan penanganan yang tepat. Sebab, jika tidak ditangani dengan baik, penyakit maag dapat membahayakan kesehatan Anda.

Refrensi Artikel :

https://www.alodoktercom/seperti-ini-ciri-ciri-penyakit-maag-yang-perlu-diketahui

https://hellosehatcom/pusat-kesehatan/maag-asam-lambung/berbagai-gejala-maag-kronis/

https://www.cermaticom/artikel/sakit-maag-gejala-maag-ciri-ciri-sakit-maag-penyebab-dan-pecegahan-penyakit-maag-yang-perlu-kamu-tahu

asam lambung gejala

asam lambung gejala

asam lambung gejala

Asam lambung gejala, asam lambung naik atau penyakit asam lambung bisa dialami oleh orang dewasa maupun anak-anak. tanda tanda penyakit lambung Gejala penyakit ini sering diduga sebagai serangan jantung atau penyakit jantung koroner, karena gejalanya yang hampir mirip dengan nyeri dada.  ciri2 penyakit asam lambung Walaupun tidak mematikan seperti serangan jantung, penyakit asam lambung perlu ditangani agar tidak menimbulkan komplikasi.

Gejala Penyakit Asam Lambung

Saat asam lambung naik, dinding kerongkongan dan mulut dapat mengalami iritasi. Gejala yang biasa terjadi adalah rasa asam di bagian belakang mulut dan sensasi terbakar di dada (heartburn). Kedua gejala tersebut dapat bertambah parah saat penderita berbaring atau membungkuk, dan terutama terjadi setelah makan.

Selain rasa asam di belakang mulut dan heartburn, penyakit asam lambung atau GERD juga ditandai dengan:

  • Perasaan ada yang mengganjal di kerongkongan, terutama saat menelan.
  • Sakit tenggorokan yang tidak kunjung hilang dan sakit saat menelan.
  • Mual dan muntah.
  • Bau mulut.
  • Batuk kronis tanpa dahak, terutama di malam hari.

Gejala asam lambung naik atau refluks asam lambung lebih sering terjadi di malam hari, sehingga menimbulkan gangguan tidur. Penyakit GERD juga dapat mencetuskan gejala asma dan menimbulkan peradangan pada saluran pita suara (laringitis).

Penyebab Penyakit Asam Lambung

Asam lambung naik ke kerongkongan (refluks asam lambung) terjadi ketika otot kerongkongan bagian bawah (otot LES) melemah. Otot LES ini seharusnya berkontraksi dan menutup saluran ke kerongkongan setelah makanan turun ke lambung. Bila otot ini lemah, kerongkongan akan tetap terbuka dan asam lambung akan naik kembali ke kerongkongan.

Baca Juga :

10 makanan penurun kolesterol

Kondisi ini berisiko terjadi pada orang lanjut usia (lansia), orang dengan obesitas, dan wanita hamil.

Komplikasi Penyakit Asam Lambung

Penanganan penyakit asam lambung yang tidak tuntas dapat menimbulkan komplikasi berupa peradangan pada saluran kerongkongan atau esofagus. Peradangan tersebut dapat menyebabkan munculnya luka hingga jaringan parut di kerongkongan, sehingga penderita jadi sulit menelan.

Diagnosis Penyakit Asam Lambung

Keluhan heartburn pada penderita asam lambung akan dirasakan paling tidak 2 kali dalam seminggu. Bila pasien datang dengan keluhan ini, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan serangkaian tes penunjang. Pemeriksaan yang dapat dilakukan oleh dokter adalah gastroskopi, foto Rontgen, pemeriksaan pH kerongkongan, serta tes kekuatan otot kerongkongan (manometri).

Baca Juga :

sesak nafas karena asam lambung

Kondisi ini juga dapat memicu terjadinya esofagus Barrett, yaitu penyakit yang berisiko menimbulkan kanker esofagus.

Lantas bagaimana cara mengatasi gejala asam lambung?

Kunci utama dalam mengatasi refluks laringofaring atau gejala asam lambung diam-diam adalah dengan menerapkan pola hidup sehat dan menjauhi faktor risikonya. Hal ini meliputi:

  • Mengurangi konsumsi alkohol
  • Berhenti makan setidaknya tiga jam sebelum tidur
  • Tidur dengan posisi kepala sedikit lebih tinggi, sekitar 10-15 sentimeter dari kasur
  • Menghindari makanan yang dapat memicu refluks asam lambung
  • Menurunkan berat badan jika mengalami kelebihan berat badan atau obesitas
  • Berhenti merokok

Selain itu, penyakit ini juga dapat diatasi dengan obat asam lambung dengan atau tanpa resep. Contoh obat asam lambung tanpa resep adalah antasida atau H-2 blocker yang sama-sama bermanfaat untuk mencegah asam lambung kembali naik ke kerongkongan.

Jika antasida atau H-2 blocker tidak berfungsi, dokter mungkin akan meresepkan obat inhibitor pompa proton (PPI), seperti omeprazole, yang dapat membantu mengurangi keasaman lambung. Jadi, segera konsultasikan pada dokter untuk mengatasinya

Refrensi Artikel :

https://www.alodoktercom/penyakit–lambung/gejala

https://www.alodoktercom/penyakit-asam-lambung

https://www.cermaticom/artikel/sakit-maag-gejala-maag-ciri-ciri-sakit-maag-penyebab-dan-pecegahan-penyakit-maag-yang-perlu-kamu-tahu

sakit perut maag

sakit perut maag

sakit perut maag

Sakit perut maag  yang tepat, sakit perut maag merupakan dimana kondisi perut sangat sakit, ini terjadi karana ada komplikasi dalam perut jadi dianjurkan mengkonsumsi herbal yang dianjurkan oleh dokter, accordingly hingga mungkin anda harus oprasi, tapi apabila anda tidak ingin oprasi maka mulai lah memperhatikan hal-hal yang membuat penyakit maag ini datang untuk lebih lanjutnya sebagai berikut:

Ada beberapa solusi sakit maag yaitu :

1. Pola Makan Berantakan

Pola Makan yang berantakan akan mengganggu proses pencernaan dalam tubuh juga berantakan, termasuk di Lambung sehingga lebih memicu produksi asam lambung tinggi dan terkena Maag.

Cara Mengatasi:

Penting sekali untuk selalu menjaga Pola Makan accordingly untuk teratur. Selalu makan pada waktunya menjaga proses kerja lambung dan pencernaan lebih teratur dan tidak ada produksi asam lambung yang berlebihan. consequently akibatnya Lambung akan lebih terjaga fungsinya dan sulit terkena Maag.

2. Konsumsi Makanan Pemicu Asam Lambung

Makanan Minuman dapat menyebabkan Asam Lambung meningkat dan ikut mengikis lapisan dinding lambung. Dikonsumsi terus menerus akan menyebabkan Lambung lebih rentan terkena Maag dan susah untuk melakukan penyembuhan.

Cara Mengatasi:

Kenali Makanan/Minuman yang memicu Asam Lambung naik dan kurangi konsumsi sehari-hari. Dengan mengganti Makanan/Minuman menjadi yang lebih sehat, consequently memberikan kesempatan Lambung untuk melakukan penyembuhan dan mengendalikan produksi Asam Lambung.

3. Infeksi Bakteri di Lambung

Aktivitas Bakteri di Lambung yang berlebihan dapat membuat peradangan di Lambung dan membuatnya lebih rentan dikikis oleh Asam Lambung dan susah untuk melakukan penyembuhan. Apabila ditambah dengan Infeksi pada bagian yang sudah terkikis, maka Kondisi Maag akan lebih parah lagi.

Cara Mengatasi:

Mengendalian Aktifitas Bakteri di Lambung menjadi penting untuk kita dengan cara menjaga jenis makanan minuman menjadi lebih sehat as a result dan bernutrisi. Makan makanan bernutrisi akan meredakan hencedan mengendalikan aktifitas bakteri dan juga menurunkan reaksi radang yang terjadi di Lambung sehingga lebih jarang terkena penyakit Maag.

4. Kurang Makan Sayur dan Buah

Lambung juga membutuhkan Nutrisi yang cukup, seperti Vitamin, Mineral, dan Serat Larut Air untuk dapat melakukan proses penyembuhan dengan optimal dan melarutkan asam lambung yang tinggi. Sayur dan Buah memiliki Vitamin, Mineral, dan Serat yang tinggi dibandinkan jenis makanan yang lain. Kurang makan Sayur hence dan Buah akan mengakibatkan Lambung susah sembuh dengan cepat dan Asam Lambung akan selalu ada untuk mengikis dinding Lambung.

Cara Mengatasi:

Perbanyak konsumi Sayur dan Buah akan sangat membantu Lambung dan memenuhi nutrisi yang optimal untuk seluruh organ pencernaan sehingga semua prosesnya berjalan lancar tanpa ada keluhan atau penyakit salah satunya Maag.

5. Stress

Baca Juga di :

tanda tanda maag

Ini dapat menaikan asam lambung dan membuat lebih rentan terkena peradangan. juga menyebabkan penyembuhan lebih lama karena proses peradangan yang terus terjadi.

Cara mengatasi:

Menenangkan pikiran adalah hal yang sangat penting untuk ikut menjaga kesehatan lambung. Pikiran yang tenang juga akan membuat pola makan dan hidup lebih teratur dan sehat.

Mengubah Pola Makan dan Gaya Hidup

Solusi mengatasi maag selain menggunakan obat-obatan medis adalah dengan perbaikan pola makan, seperti:

Perubahan menu makanan
Penerapan pola makan yang lebih baik
Anda disarankan mengonsumsi makanan dalam porsi kecil namun lebih Makanlah dengan pelan-pelan. Biasakan untuk tidak langsung berbaring hence setelah makan, tunggu setidaknya 2 hingga 3 jam setelah makan.

Hindari mengonsumsi makanan pedas dan makanan yang mengandung banyak asam, seperti tomat dan jeruk. Hindari juga minuman bersoda, kafein, dan minuman beralkohol, serta makanan pemicu sakit maag seperti cokelat dan mint.
Bagikan artikel mengobati sakit maag ini keteman anda agar banyak yang mengetahui manfaatnya

Refrensi :

https://www.alodoktercom/cara-mengatasi-maag-yang-aman-dan-ampuh

https://www.liputan6 com/citizen6/read/328199/solusi-sakit-maag-tanpa-obat

https://www.nakedpress co/blogs/stories/5-penyebab-maag-dan-cara-mengatasinya

Share artikel solusi mengatasi sakit maag ini ke te,am anda agar lebih banyak yang mengetahui manfaatnya

ciri2 penyakit lambung

ciri2 penyakit lambung

ciri2 penyakit lambung

ciri2 penyakit lambung   asam lambung naik atau penyakit asam lambung bisa dialami oleh orang dewasa maupun anak-anak. Gejala penyakit ini sering diduga sebagai serangan jantung atau penyakit jantung koroner, karena gejalanya yang hampir mirip dengan nyeri dada.  ciri2 penyakit lambung Walaupun tidak mematikan seperti serangan jantung, penyakit asam lambung perlu ditangani agar tidak menimbulkan komplikasi.

Gejala Penyakit Asam Lambung

Saat asam lambung naik, dinding kerongkongan dan mulut dapat mengalami iritasi. Gejala yang biasa terjadi adalah rasa asam di bagian belakang mulut dan sensasi terbakar di dada (heartburn). Kedua gejala tersebut dapat bertambah parah saat penderita berbaring atau membungkuk, dan terutama terjadi setelah makan.

Selain rasa asam di belakang mulut dan heartburn, penyakit asam lambung atau GERD juga ditandai dengan:

  • Perasaan ada yang mengganjal di kerongkongan, terutama saat menelan.
  • Sakit tenggorokan yang tidak kunjung hilang dan sakit saat menelan.
  • Mual dan muntah.
  • Bau mulut.
  • Batuk kronis tanpa dahak, terutama di malam hari.

Gejala asam lambung naik atau refluks asam lambung lebih sering terjadi di malam hari, sehingga menimbulkan gangguan tidur. Penyakit GERD juga dapat mencetuskan gejala asma dan menimbulkan peradangan pada saluran pita suara (laringitis).

Penyebab Penyakit Asam Lambung

Asam lambung naik ke kerongkongan (refluks asam lambung) terjadi ketika otot kerongkongan bagian bawah (otot LES) melemah. Otot LES ini seharusnya berkontraksi dan menutup saluran ke kerongkongan setelah makanan turun ke lambung. Bila otot ini lemah, kerongkongan akan tetap terbuka dan asam lambung akan naik kembali ke kerongkongan.

Baca Juga :

10 makanan penurun kolesterol

Kondisi ini berisiko terjadi pada orang lanjut usia (lansia), orang dengan obesitas, dan wanita hamil.

Diagnosis Penyakit Asam Lambung

Keluhan heartburn pada penderita asam lambung akan dirasakan paling tidak 2 kali dalam seminggu. Bila pasien datang dengan keluhan ini, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan serangkaian tes penunjang. Pemeriksaan yang dapat dilakukan oleh dokter adalah gastroskopi, foto Rontgen, pemeriksaan pH kerongkongan, serta tes kekuatan otot kerongkongan (manometri).

Komplikasi Penyakit Asam Lambung

Penanganan penyakit asam lambung yang tidak tuntas dapat menimbulkan komplikasi berupa peradangan pada saluran kerongkongan atau esofagus. Peradangan tersebut dapat menyebabkan munculnya luka hingga jaringan parut di kerongkongan, sehingga penderita jadi sulit menelan.

Baca Juga :

sesak nafas karena asam lambung

Kondisi ini juga dapat memicu terjadinya esofagus Barrett, yaitu penyakit yang berisiko menimbulkan kanker esofagus.

Lantas bagaimana cara mengatasi gejala asam lambung?

Kunci utama dalam mengatasi refluks laringofaring atau gejala asam lambung diam-diam adalah dengan menerapkan pola hidup sehat dan menjauhi faktor risikonya. Hal ini meliputi:

  • Menghindari makanan yang dapat memicu refluks asam lambung
  • Menurunkan berat badan jika mengalami kelebihan berat badan atau obesitas
  • Berhenti merokok
  • Mengurangi konsumsi alkohol
  • Berhenti makan setidaknya tiga jam sebelum tidur
  • Tidur dengan posisi kepala sedikit lebih tinggi, sekitar 10-15 sentimeter dari kasur

Selain itu, penyakit ini juga dapat diatasi dengan obat asam lambung dengan atau tanpa resep. Contoh obat asam lambung tanpa resep adalah antasida atau H-2 blocker yang sama-sama bermanfaat untuk mencegah asam lambung kembali naik ke kerongkongan.

Jika antasida atau H-2 blocker tidak berfungsi, dokter mungkin akan meresepkan obat inhibitor pompa proton (PPI), seperti omeprazole, yang dapat membantu mengurangi keasaman lambung. Jadi, segera konsultasikan pada dokter untuk mengatasi gejala asam lambung LPR.

Sumber Artikel :

https://www alodokter.com/penyakit-asam-lambung

https://www.alodokter com/penyakit-asam-lambung/gejala

https://hellosehat com/pusat-kesehatan/maag-asam-lambung/gejala-asam-lambung-diam-diam/

luka lambung dan cara mengatasinya

luka lambung dan cara mengatasinya

luka lambung dan cara mengatasinya

luka lambung dan cara mengatasinya,  Apakah Anda sering merasakan nyeri ulu hati, mual, atau sering bersendawa? Kemungkinan hal ini merupakan tanda dari luka lambung dan cara mengatasinya  atau tukak lambung. Untuk mengatasi luka lambung, ada beberapa bahan-bahan alami yang bisa Anda coba, selain menjalani pengobatan dari dokter.

Munculnya luka lambung biasanya disebabkan oleh peningkatan asam lambung yang menyebabkan permukaan dalam (mukosa) lambung menjadi terkikis. Luka lambung lebih sering dialami oleh orang berusia lanjut (di atas 60 tahun). Meski begitu, kondisi ini sebenarnya dapat terjadi pada semua usia

Berikut adalah 5 ciri atau gejala lambung luka yang harus dicermati dan jangan sampai abaikan.

1. Sakit Perut
Salah satu ciri lambung luka yang paling khas ditandai dengan adanya rasa sakit pada area perut (mulai dari pusar hingga tulang dada), namun lebih sering di uluhati sebelah kiri. Keluhan ini disebabkan oleh iritasi asam lambung yang membasahi area yang terluka. Rasa sakit ini dapat dirasakan dalam beberapa menit, bahkan jika sudah parah dapat berlangsung hingga beberapa jam.

Penting untuk menjaga pola makan yang sehat dan teratur. Jangan membiarkan perut dalam keadaan kosong, karena akan semakin memperburuk kondisi lambung ketika rasa sakit tiba-tiba menyerang.
Segera konsumsi makanan tertentu atau minum obat antasida untuk meredakan rasa sakitnya. Kurangi makanan-makanan pedas atau yang asam-asam, karena akan semakin membuat lambung sensitif. Sebaiknya, perbanyak konsumsi sayuran hijau dan buah-buahan yang mengandung banyak air seperti semangka atau melon.

Segera periksakan diri ke dokter apabila sering mengalami kondisi seperti ini, demi menghindari gejala-gejala yang lebih serius kedepannya.

 

2. Heartburn

Heartburn memang identik dengan gejala penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD), namun tidak menutup kemungkinan kondisi ini juga termasuk salah satu gejala lambung luka.

Jika sensasi terbakar di dada mulai mereda hanya dengan minum beberapa gelas air atau obat antasida, bisa dibilang kondisi ini belum masuk pada tahap yang terlalu mengkhawatirkan. Lain halnya, apabila kondisi ini (heartburn) acap kali dialami dan bertahan meski telah mengonsumsi obat atau makanan tertentu, maka bisa jadi ini mengindikasikan adanya luka pada dinding lambung yang harus segera diatasi.

3. Perut Kembung
Seseorang dengan tukak lambung sering mengeluhkan gejala perut kembung yang rasa-rasanya seperti habis mengonsumsi banyak air dan terkadang juga disertai dengan rasa nyeri. Maka tak heran apabila gejala ini juga sering menimbulkan keinginan bersendawa atau cegukan berlebihan bahkan ketika perut masih kosong.

Cermati setiap gejalanya, karena perut kembung memiliki banyak penyebab, seperti dijelaskan disini: Penyebab Perut Kembung dan Cara Mengatasinya

Baca Juga :

mengatasi perut kembung karena maag

4. Berkembangnya Gangguan Pencernaan
Seiring berjalannya waktu, luka pada lambung yang tak kunjung ditangani dengan tepat lambat laun akan mengganggu fungsi organ-organ pencernaan termasuk usus halus, sehingga pada akhirnya akan semakin memicu berkembangnya gangguan pencernaan yang berhubungan dengan organ-organ pencernaan lainnya.

Gangguan pencernaan ini dapat berfluktuasi dalam intensitas dan frekuensinya. Untuk itu, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter agar gejala ini tidak berkembang lebih jauh lagi.

5. Mual
Sering merasa mual? Waspadalah, bisa jadi ini merupakan gejala akibat lambung luka. Luka pada dinding lambung secara langsung akan memicu terjadinya penurunan cairan pencernaan yang dapat menghambat proses pencernaan secara keseluruhan. Tubuh pun akan merespon kondisi ini dengan menunjukkan gejala mual, mulai dari mual ringan sampai yang berat bergantung tingkat keparahannya. Biasanya kondisi mual ini lebih sering terjadi di pagi hari ketika perut masih kosong.

Jadi, waspadailah jika menemukan kondisi seperti ini terlebih disertai dengan gejala lainnya seperti perut yang terasa kembung atau nyeri.

Mengatasi Luka Lambung secara Alami

Untuk mencegah luka lambung bertambah berat, Anda dianjurkan untuk mengatur pola makan yang teratur, mulai dari waktu makan hingga jenis makanan yang dikonsumsi.

Keluhan akibat luka lambung kerap kali terasa begitu mengganggu. Luka lambung juga dapat berkembang menjadi kondisi berbahaya jika tidak ditangani dengan tepat. Selain dengan obat-obatan, luka lambung yang masih tergolong ringan dapat diatasi dengan bahan-bahan alami, seperti:

1. Ubi jalar putih

Menurut penelitian, mengonsumsi ubi jalar putih diketahui dapat mengatasi luka lambung. Kandungan tepung dalam ubi jalar putih dipercaya dapat melindungi mukosa lambung. Hanya saja, hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

2. Madu
Konsumsi madu dapat membantu menyembuhkan luka lambung. Madu merupakan antibiotik alami yang diyakini mampu mencegah pertumbuhan bakteri H. pylori sebagai penyebab luka lambung. Untuk membantu meringankan luka lambung Anda bisa mengonsumsi satu sendok madu setiap hari.

3. Lidah buaya
Lidah buaya juga dikenal sebagai tanaman yang mampu menyembuhkan luka lambung. Hal tersebut dikarenakan sifat antibakteri dari tanaman ini.

4. Licorice
Sama seperti madu, akar manis (licorice) juga bisa dimanfaatkan untuk mencegah pertumbuhan bakteri H. pylori di lambung. Selain itu, mengonsumsi ekstrak licorice juga dapat meningkatkan produksi lendir yang melapisi lambung sehingga tidak mudah terluka. Namun, sebaiknya Anda mengonsultasikan penggunaannya ke dokter terlebih dahulu, untuk menghindari efek samping.

5. Jus kubis
Mungkin terdengar aneh jika kubis dijadikan jus, namun khasiat minuman ini dinilai efektif dalam mengatasi luka lambung. Beberapa penelitian menemukan bahwa mengonsumsi jus kubis tidak hanya bermanfaat untuk mencegah luka lambung, tapi juga efektif mengatasi masalah pencernaan lain.

Beberapa bahan alami di atas dapat membantu meringankan kondisi luka lambung. Namun perlu diingat, bahan-bahan ini tidak sepenuhnya dapat menggantikan manfaat obat-obatan dari dokter.

Jika keluhan tak kunjung berkurang atau malah bertambah berat setelah mengonsumsi bahan-bahan di atas, sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter, terutama bila keluhan luka lambung disertai dengan muntah darah atau warna tinja yang tampak merah kehitaman.

Refrensi Artikel :

https://www.alodoktercom/cara-sehat-mengatasi-luka-lambung-secara-alami

https://www.klikdoktercom/info-sehat/read/3404638/perbedaan-infeksi-lambung-karena-bakteri-atau-luka