mengurangi asam lambung dengan beberapa cara

mengurangi asam lambung dengan beberapa cara

Mengurangi asam lambung sangat beragam mulai dari memperbaiki pola makan, dan pola hidup yang baik, jika ini dirutinkan insyallah bisa mengurangi asam lambung anda.

Berbagai cara mengatasi asam lambung yang harus Anda ketahui sebaigai berikut:

Selain dengan obat, sakit lambung sebenarnya bisa dengan mudah diatasi lewat pengaturan makanan yang lebih sehat dan seimbang.

Beberapa aturan pola makan yang perlu Anda perhatikan untuk membantu mengatasi asam lambung kambuhan adalah:

  • Makan lebih teratur. Salah satu penyebab kenaikan asam di lambung adalah pola makan  yang tidak teratur. Oleh karena itu, usahakan untuk memiliki jam makan yang sama setiap hari. Selain itu, Anda juga disarankan untuk tidak makan as well as  dua jam sebelum tidur karena hal tersebut dapat memicu asam naik ke tenggorokan saat tidur.
    Hindari ngemil di antara waktu makan. Kebiasaan satu ini dapat membuat pencernaan kesulitan untuk mencerna makanan yang terlalu banyak. Akibatnya, tubuh  membutuhkan waktu yang cukup lama pula untuk mencerna makanan tersebut.
  • Perhatikan porsi makan. Cara mengatasi asam lambung lainnya adalah dengan memperhatikan porsi makan. Pasalnya makan dalam porsi besar dapat memicu refluks. Untuk   menghindari kelaparan, sebaiknya Anda makan lebih sering namun dalam porsi yang lebih kecil.
  • Mengunyah makanan dengan benar. Meski terlihat sepele, cara satu ini penting untuk diperhatikan. Pasalnya hal ini dapat dapat membantu   enzim pencernaan mengolah dan mencerna makanan dengan lebih mudah sehingga mengurangi risiko asam lambung naik atau memperburuk gejala GERD yang Anda alami.

Hindari minum air terlalu banyak saat makan. Minum terlalu banyak air di tengah waktu makan bisa mencairkan asam di lambung dan membuat makanan yang Anda konsumsi   lebih sulit untuk dicerna.

Maka Anda bisa mencoba mengurangi asam lambung tanpa obat-obatan. Seperti beberapa kemungkinan cara di bawah ini sebagai berikut :

1. Hindari gorengan

Apakah Anda memiliki kebiasaan makan makanan gorengan? Bagi orang yang menderita asam lambung, sebaiknya tidak mengkonsumsi gorengan.
Semua makanan ini mengandung lemak tinggi, yang bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Lemak juga bisa mengandung bagian pencernaan banyak minyak sehingga asam lambung akan naik dengan cepat. Jadi hindari semua makanan ini agar asam lambung bisa turun.

2. Konsumsilah sayuran terbaik untuk asam lambung

Banyak orang yang menderita asam lambung tidak bisa makan dengan baik. Mereka membatasi sayur dan buahnya, yang bisa menyebabkan asam lambung   menjadi lebih kuat. Sayuran sangat baik untuk lambung, karena bisa membuat lambung menerima  makanan lebih lembut dan terasa nyaman.
Berbagai jenis sayuran  seperti brokoli, kentang, wortel, kol, kacang hijau, kacang panjang dan jenis kacang lainnya dianjurkan.

3. Hindari buah yang asam dan panas

Untuk orang yang mengalami asam lambung tidak boleh mengkonsumsi buah seperti jeruk, lemon, nanasm dan strowberry yang asam,  karena dari buah tersebut mengandung asam sehingga dapat mengakibatkajn asam lambung menjadi lebih buruk lagi.

4. Lebih memilih untuk mengkonsumsi produk gandum

Semua jenis makanan yang diolah dari gandum dan dedak gandum sangat baik untuk menurunkan asam lemak. Anda bisa mencoba beberapa jenis produk seperti sereal, oatmeal, bubur gandum, pasta gandum dan roti gandum.
Kemudian jika Anda tidak suka   gandum maka cobalah untuk makan beras merah. Semua jenis makanan padat ini mengandung serat yang bisa dicerna oleh usus dengan baik sehingga bisa again membatasi produk asam lambung dan ingat mengkonsumsinya jangan terlalu berlebihan.

5. Hindari semua jenis produk kafein

Mengapa kafei perlu di hindari ? karena kafein yang masuk ke besides tubuh bisa menimbulkan efek parah bagi asam lambung. Kafein justru bisa meningkatkan produksi asam lambung  again sehingga Anda bisa merasakan lebih banyak rasa sakit.
Bahkan kafein juga bisa menyebabkan denyut jantung again cepat yang menyebabkan  sensasi terbakar diafragma.

6. Mengkonsumsi buah yang dapat menenangkan lambung

Mengkonsumsi buah biasanya banyak besides dihindari oleh orang yang again menderita asam lambung tinggi. Namun ketika Anda bisa memilih buah yang memang sangat baik untuk lambung maka asam lambung akan turun.
Beberapa jenis buah ini seperti apel, anggur, pisang, pir, melon,  besides dan semangka. Semua buah ini mengandung nutrisi termasuk cairan yang banyak dan serat. Selain bisa menurunkan asam lambung maka buah ini juga bisa membuat perut Anda tidak terlalu sakit.

Apa saja gejala GERD?

Ketika asam lambung naik, jaringan  di sepanjang dinding kerongkongan akan terititasi oleh asam lambung. Akibatnya, Anda akan mengalami heartburn, yaitu  sensasi panas  atau nyeri di dada yang kadang-kadang gejala ini menyebar hingga ke kerongkongan. Kondisi ini biasanya terjadi setelah makan dan gejala akan lebih buruk ketika malam hari.

GERD juga biasanya menunjukkan gejala, seperti:

  • Kesulitan menelan
  • Batuk atau bengek
  • Suara serak
  • Mengi; batuk
  • Nyeri dada, terutama saat berbaring di malam hari
  • Cegukan
  • Mulut terasa asam
  • Sakit tenggorokan (terasa perih)
  • Makanan terasa  naik dan  mengganjal kerongkongan
  • Asam pada bagian belakang mulut
  • Mual
  • Muntah
  • Perut kembung

Anda harus segera menghubungi dokter jika Anda memiliki gejala seperti dada yang terasa sakit atau napas pendek. Selain itu, Anda harus memberitahu dokter Anda  jika gejala ini sering terjadi dan bertambah buruk. Tubuh masing­-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan  ke dokter untuk again menangani kondisi kesehatan Anda.

Obat Herbal Penyakit Asam Lambung

Obat Herbal Penyakit Asam Lambung

herbal-untuk-asam-lambung

Obat Herbal Asam Lambung – Asam lambung adalah suatu gejala maag dimana lambung terkena luka atau peradangan, karena pola makan yang tidak teratur dan bisa menyebabkan perih dan mual.Ini terjadi karena adanya proses produksi asam yang dilakukan oleh lambung dalam mencerna makanan dengan jadwal yang teratur.

Bahkan ketika kita tidur pun lambung tetap memproduksi asam lambung walau tidak ada makanan yang dicerna untuk dihancurkan.Asam lambung ini penting sekali dalam proses pencernaan makanan, dan sangat dibutuhkan untuk mencerna semua makanan yang kita makan, tanpa adanya asam lambung ini, makanan yang masuk ke tubuh tidak bisa dicerna dengan maksimal.Imbasnya zat-zat gizi yang terkandung didalam makanan yang dikonsumsi tidak bisa diserap dengan baik.

Kebutuhan asam lambung juga tidak boleh melebihi batas, karena jika asam lambung tinggi akan menimbulkan penyakit asam lambung, begitupun sebaliknya jika asam lambung turun juga akan timbul penyakit.

Lambung membutuhkannya sesuai dengan kapasitas dan kebutuham produksi asam lambung sendiri akan bertambah ketika ada proses pencernaan yang terjadi, tetapi ketika tidak ada akan menurun dengan sendirinya.

Jadwal makanan teratur sangat berpengaruh terhadap proses produksi asam lambung, oleh karenanya penting sekali jadwal makan diatur dengan baik, karena lambung memperlukan waktu yang cukup lama untuk beradaptasi dengan kebiasaan pola makan, imbasnya jika kita tidak makan secara teratur akan berdampak buruk, khususnya menimbulkan Penyakit Asam Lambung.

Baca Juga : Apakah Itu Asam Lambung?

Berikut adalah cara mengobati asam lambung dengan obat herbal atau secara tradisional yakni dengan menggunakan bahan-bahan alami:

  1. Pisang

    Pisang memiliki tingkat keasaman yang rendah dengan kadar pH sekitar 4,5 hingga 5,2. Hal ini membuatnya dapat menetralisir asam di lambung dan membantu meringankan gejala. Selain pisang buah no citrus lainnya seperti melon, apel, pepaya, dan pir juga jadi pilihan terbaik sebagai makanan untuk asam lambung.

  2. Oatmeal

    Oatmeal (bubur havermut) mengandung gandum utuh yang kaya akan serat sehingga dapat membantu menyerap asam di lambung sehingga dapat mencegah isi lambung naik kembali.. Pilihan makanan tinggi serat lainnya selain oatmeal adalah roti gandum dan beras whole grain.

  3. Sayuran hijau

    Sayuran hijau seperti brokoli, kacang hijau, seledri, kol, bayam, dan lainnya adalah pilihan makanan untuk asam lambung terbaik. Ini karena sayuran-sayuran tersebut rendah akan asam sehingga membuatnya baik dikonsumsi untuk meringakan gejala refluks yang sedang Anda alami.

  4. Jahe

    Jahe memiliki sifat antiradang alami yang baik sebagai perawatan untuk sakit asam lambung dan masalah pencernaan lainnya. Anda dapat menambahkan jahe parut atau irisan jahe ke dalam smoothie, teh, atau masakan Anda.

  5. Putih telur

    Putih telur rebus adalah pilihan yang bagus sebagai makanan untuk asam lambung. Namun ingat, hindari kuning telur karena mengandung lemak tinggi yang justru dapat memperparah kondisi Anda yang sedang sakit asam lambung.

  6. Daging tanpa lemak

    Daging tanpa lemak adalah pilihan terbaik sebagai makanan untuk asam lambung. Konsumsilah dada ayam tanpa kulit dan daging merah tanpa lemak dengan cara dikukus, dipanggang, atau dibakar. Hindari mengolah makanan jenis ini dengan cara digoreng karena minyak dapat memperburuk gejala refluks.

  7. Lidah buaya

    Tanaman lidah buaya dikenal sebagai penyembuh alami dan juga perawatan gangguan pencernaan, termasuk untuk GERD.

Baca juga : Cara Menatralisir Asam Lambung

Obat Herbal Asam Lambung – Sebelum mencoba ramuan-ramuan alami tersebut alangkah baiknya berkonsultasi dahulu dengan dokter mengenai keamanan dalam mengonsumsinya. Penyembuhan asam lambung akan lebih efektif dengan memperbaiki pola hidup dengan beberapa tips berikut :

  1. Hindari kebiasaan tidak sehat

    Kebiasaan tidak sehat seperti konsumsi alkohol, merokok, atau kebiasaan langsung tidur setelah makan. Kebiasaan tersebut bisa membuat asam lambung naik ke kerongkongan. Jadi, hentikan kebiasaan tersebut dan setelah makan beri jeda waktu minimal 3 jam sebelum tiduran.

  2. Hindari memakai pakaian ketat

    Memakai pakaian ketat dapat menyebabkan tekanan diperut sehingga lambungpun ikut tertekan, akibatnya isi lambung naik ke kerongkongan sehingga membuat muntah. Agar lebih aman pakailah pakaian yang longgar yang penting nyaman dipakai.

  3. Hindari gerakan yang menekan perut

    gerakan yang memberi tekanan ke perut misalnya gerakan olahraga seperti melompat atau bergoyang-goyang yang berlebihan. Olahraga boleh, tapi ingat kondisi lambung sedang sensitif. Jika ingin olahraga tunggu 2-4 jam setelah makan.

  4. Tidur yag cukup

    Tidur yang cukup itu penting karena kalau kurang tidur tubuh bisa memproduksi hormon stres yang mungkin bisa memicu asam lambung. Oleh karena itu, kurangi begadang yang tidak perlu dan penuhi kebutuhan tidur yaitu 7-8 jam setiap hari. Disarankan juga untuk tidur dengan posisi kepala dan dada yang lebih tinggi. Gunakan penyangga diatas ranjang supaya ketika tiduran posisi dari pinggang keatas jadi lebih tinggi. Jangan hanya menambahkan satu atau dua bantal dibawah kepala, karena kurang efektif.

  5. Mengurangi porsi makan

    Pengurangan porsi makan dengan makan sedikit namun sering dan mengunyah pelan-pelan.

  6. Menghindari makanan dan minuman yang memicu gejala asam lambung

Makanan yang memicu asam lambung :

  • Makanan pedas, yang berlemak seperti gorengan, keripik, askrim, susu dan keju dan yang bersifat asam seperti jeruk, lemon, tomat dan cuka.
  • kurangi konsumsi bawang-bawangan, makan yang mengandung gas dan kacang-kacangan.

Minuman yang memicu asam lambung :

  • Minuman beralkohol, Bersoda dan berkafein

Gejala Asam Lambung Tinggi

Seperti Apa Itu Asam Lambung Tinggi?

Gejala Asam Lambung Tinggi – Asam lambung adalah senyawa yang memiliki rumus kimia HCl atau asam klorida. Senyawa ini bersifat asam. Kadar HCl dalam asam lambung adalah sekitar 0,5 persen dari total getah lambung. HCl berfungsi sebagai disinfektan atau pembunuh kuman dan mengubah pepsinogen menjadi pepsin. HCl juga merangsang usus, hati, dan pankreas untuk mencerna makanan.
Asam lambung tinggi adalah kondisi yang terjadi ketika isi perut Anda datang ke kerongkongan Anda. Hal ini karena sfingter esofagus bagian bawah (LES) santai dan memungkinkan asam lambung untuk masuk kerongkongan Anda. Dokter mungkin mendiagnosa Anda dengan penyakit gastroesophageal (GERD) jika hal ini terjadi lebih dari dua kali seminggu.

Baca Juga : Apakah Penyakit Maag itu?

Pahami Gejala Asam Lambung Tinggi

Seseorang yang mengalami peningkatan asam di dalam lambungnya akan merasakan beberapa hal yang merupakan gejala asam lambung tinggi. Gejala-gejala tersebut antara lain:

  • Merasakan tidak nyaman pada perut bagian ulu hati (antara pusar dan tulang dada)
  • Merasakan perut yang lebih berangin dan sering bersendawa
  • Rasa panas di dada (heartburn) jika asam lambung naik ke esofagus (kerongkongan).
  • Merasakan napas yang memendek atau napas sesak (nyesek), sakit kepala dan mual (rasa ingin muntah)
  • Sampai muntah
  • Penurunan nafsu makan
  • Cara Mengobati Asam Lambung Tinggi

Gejala asam lambung tinggi tersebut dapat disebabkan oleh beberapa kondisi berikut ini, yaitu:

  • Stres dengan pikiran yang tegang dan tidak tenang
  • Kurangi stirahat dan kurang tidur
  • Makan tidak teratur atau telat makan
  • Makan makanan pedas
  • Minum minuman mengandung kafein dan yang mengandung alkohol
  • Merokok
  • Infeksi Helicobacter pylori

Untuk menurunkan asam lambung tinggi dapat dilakukan tanpa menggunakan obat-obatan yaitu dengan menghilangkan penyebab yang dapat meningkatkan asam lambung atau dengan menggunakan obat-obatan.

  • Obat Asam Lambung Tinggi

    Beberapa jenis obat yang akan digunakan dokter untuk menurunkan asam lambung tinggi, yaitu:
    Antasida. Beberapa antasida mengandung simetikon, yaitu suatu bahan yang membantu menyingkirkan gas berlebih dalam tubuh. Contoh obat antasida adalah Mylanta®, Malox®, Rolaids®, Gaviscon®, Gelusil®, dan Tums®.

  • H-2 receptor blockers

    Histamin-2 (H-2) receptor blockers digunakan untuk mengurangi produksi asam di lambung. Contoh obat jenis ini adalah cimetidine (Tagamet®), nizatidine (Axid AR®), ranitidine (Zantac®), dan famotidine (Pepcid®). Efek H2 receptor blockers tidak secepat antasida tapi obat ini dapat menurunkan produksi asam di lambung hingga 12 jam.

  • Proton pump inhibitors (PPIs)

    Proton pump inhibitors (PPIs) adalah salah satu obat bebas yang lebih kuat mengatasi asam lambung ketimbang antasida dan H2 receptor blockers. Contoh obat jenis ini adalah omeprazole (Prilosec®) dan lansoprazole(Prevacid 24 HR®).

  • Antibiotika

    diberikan pada asam lambung tinggi yang disebabkan oleh infeksi Helicobacter pylori, Untuk membasmi kuman dan mencapai penyembuhan menyeluruh digunakan kombinasi 2 jenis antibiotik.

Jika Anda masih sakit asam lambung meski sudah melakukan pengobatan seperti yang sudah disebutkan di atas, prosedur operasi kemungkinan akan dipertimbangkan dan disarankan oleh dokter. Prosedur operasi ini biasanya akan memulihkan fungsi otot sfingter esobagus bagian bawah. Meski begitu, operasi tetap tidak bisa mengembalikan fungsinya secara normal.

Baca Juga : Cara Menetralisir Asam Lambung

mengatasi asam lambung naik

mengatasi asam lambung naik

mengatasi asam lambung naik, dengan beberapa cara sebelumnya anda harus memperhatikan sebab terjadinya asam lambung naik ini sebagai berikut:

mengatasi asam lambung naik

Pernakah anda  merasa nyeri pada ulu hati atau merasakan sensasi panas di dada sampai ke tenggorokan? Jika pernah, Anda mungkin menderita gangguan pencernaan yang dikenal dengan nama GERD.
GERD mirip dengan refluks asam lambung. Namun meski sama-sama bikin asam lambung naik, refluks asam lambung dan GERD tidak sama.

Apa saja gejala GERD?

Ketika asam lambung naik, jaringan di sepanjang dinding kerongkongan akan terititasi oleh asam lambung. Akibatnya, Anda akan mengalami heartburn, yaitu sensasi panas atau nyeri di dada yang kadang-kadang gejala ini menyebar hingga ke kerongkongan. Kondisi ini biasanya terjadi setelah makan dan gejala akan lebih buruk ketika malam hari.

GERD juga biasanya menunjukkan gejala, seperti:

  • Suara serak
  • Mengi; batuk
  • Nyeri dada, terutama saat berbaring di malam hari
  • Cegukan
  • Mulut terasa asam
  • Sakit tenggorokan (terasa perih)
  • Kesulitan menelan
  • Perut kembung
  • Batuk atau bengek

Anda harus segera menghubungi dokter jika Anda memiliki gejala seperti dada yang terasa sakit atau napas pendek. Selain itu, Anda harus memberitahu dokter Anda jika gejala ini sering terjadi dan bertambah buruk. Tubuh masing­-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Apa penyebab sakit lambung karena GERD?

Lambung bertugas memecah makanan yang masuk agar dapat diserap tubuh. Asam lambung sengaja dihasilkan oleh lambung untuk mempermudah pekerjaannya tersebut. Namun ketika jumlah asam yang dihasilkan malah terlalu banyak, maka dapat menyebabkan masalah lambung, seperti refluks asam lambung

Refluks asam lambung adalah aliran balik asam lambung atau naiknya asam lambung ke kerongkongan. Aliran balik asam ini sebenarnya merupakan bagian normal dari pergerakan sistem pencernaan, sehingga refluks asam lambung tidak bisa dikatakan sebagai penyakit.

Namun jika asam lambung jadi sangat sering naik sehingga memunculkan sensasi rasa terbakar di dada dan tenggorokan (heartburn), artinya otot cincin lambung (sfingter) yang berfungsi sebagai katup penahan asam supaya tetap terus di lambung sudah tidak lagi berfungsi dengan baik. Nah, kondisi inilah yang kemudian menyebabkan Anda mengalami sakit asam lambung.

Sakit lambung dikatakan sebagai GERD apabila terjadi setidaknya lebih dari dua kali per minggu. Umumnya kondisi ini terjadi setelah Anda mengonsumsi makanan tertentu yang bisa memicu asam lambung naik. Gejala GERD dapat berlangsung singkat ataupun bisa juga terjadi selama tidur.

Dalam beberapa kasus, penyebab asam di lambung naik juga dapat karena adanya tekanan pada perut saat kehamilan, faktor obesitas, atau memiliki sindrom hernia perut. Selain itu, seseorang yang mengonsumsi alkohol dalam jumlah berlebih, merokok, memiliki diabetes, asma, dan penyakit jaringan ikat juga berisiko tinggi terkena penyakit ini.

Apakah penyakit GERD bisa disembuhkan?

GERD disebabkan oleh otot cincin (sfingter) lambung yang tidak berfungsi normal. Tidak ada obat asam lambung yang dapat membuat otot tersebut kembali normal, tapi obat-obatan ini bisa membantu meredakan gejala dan mencegahnya kambuh kembali.

Berbagai cara mengatasi asam lambung yang harus Anda ketahui
Selain dengan obat, mengatasi asam lambung naik sebenarnya bisa dengan mudah diatasi lewat pengaturan makanan yang lebih sehat dan seimbang.

Beberapa aturan pola makan yang perlu Anda perhatikan untuk membantu mengatasi asam lambung kambuhan adalah:

Makan lebih teratur. Salah satu penyebab mengatasi asam lambung naik adalah pola makan yang tidak teratur. Oleh karena itu, usahakan untuk memiliki jam makan yang sama setiap hari. Selain itu, Anda juga disarankan untuk tidak makan dua jam sebelum tidur karena hal tersebut dapat memicu asam naik ke tenggorokan saat tidur.
Hindari ngemil di antara waktu makan. Kebiasaan satu ini dapat membuat pencernaan kesulitan untuk mencerna makanan yang terlalu banyak. Akibatnya, tubuh membutuhkan waktu yang cukup lama pula untuk mencerna makanan tersebut.
Perhatikan porsi makan. Cara mengatasi asam lambung lainnya adalah dengan memperhatikan porsi makan. Pasalnya makan dalam porsi besar dapat memicu refluks. Untuk menghindari kelaparan, sebaiknya Anda makan lebih sering namun dalam porsi yang lebih kecil.

Makanan yang harus dihindari jika sakit asam lambung

Seperti yang sudah disebutkan di atas, memperhatikan asupan makanan merupakan faktor penting untuk mengatasi asam lambung naik. Jika Anda sakit asam lambung, ada beberapa makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari atau dikurangi, yaitu:

1. Cokelat

Cokelat adalah salah satu makanan untuk asam lambung yang harus dihindari. Ini karena cokelat dapat memicu kenaikan asam lambung dengan menyebabkan otot sfingter melemas karena mengandung kafein dan stimulan lainnya yaitu theobromine. Tidak hanya itu, cokelat pun mengandung lemak tinggi.

2. Soda

Selain membuat perut kembung, soda dan minuman berkarbonasi dapat memicu asam lambung naik. Bahkan soda yang juga mengandung kafein dapat membuat kondisi asam di lambung semakin buruk. Nah, itulah sebabnya, soda adalah salah satu makanan untuk asam lambung yang harus dihindari jika Anda tidak ingin mengalami mual, panas lambung, dan mulas.

3. Makanan yang digoreng

Makanan untuk asam lambung lainnya yang harus dihindari adalah gorengan. Ya, makanan yang digoreng diketahui juga dapat memicu refluks. Makanan ini dikaitkan dengan panas lambung. Gejala yang mungkin dialami penderita adalah nyeri dada. Selain itu, makanan yang digoreng juga dikenal sebagai pemicu kolesterol.

4. Alkohol

Sama seperti minuman bersoda, bir, anggur, dan minuman keras lainnya dapat berkontribusi menyebabkan refluks. Alkohol dipercaya dapat merelaksasi katup di bawah esofagus (menyatu dengan lambung) yang dapat menyebabkan refluks.

5. Susu berlemak tinggi

Pada dasarnya, semua makanan yang berlemak tinggi dapat menyebabkan refluk. Baik susu, mentega, atau keju memiliki kandungan lemak yang kurang lebih sama tinggi. Jadi, jika Anda penggemar keju dan mentega, namun sakit asam lambung, sebaiknya hindari mengonsumsi kedua jenis makanan tersebut. Agar lebih aman konsumsi produk olahan susu dengan versi yang rendah lemak.

6. Daging tinggi lemak

Jika Anda memiliki GERD, Anda harus menghindari makanan daging tinggi lemak. Daging tinggi lemak membutuhkan waktu yang lama untuk dicerna tubuh sehingga dapat meningkatkan produksi asam berlebihan. Alternatif yang bisa Anda lakukan adalah membuang lemak dari daging, dan makanlah daging hanya seminggu sekali.

7. Kafein

Anda sudah membaca di atas bahwa kafein dapat meningkatkan refluks. Kafein tidak hanya ditemukan pada kopi, tetapi juga pada teh. Namun, Anda bisa mengonsumsi teh herbal seperti chamomile sebab teh herbal biasanya tidak mengandung kafein.

Share artikel cara mengatasi asam lambung  ini ke teman-teman anda.

Cara Menurunkan Asam Lambung

Cara Menurunkan Asam Lambung

Cara Menurunkan Asam Lambung

Cara menurunkan asam lambung Bagi kebanyakan orang, gejala asam lambung sangat mudah dirasakan sesaat setelah makan makanan asam atau pedas. Misalnya saja merasa mulas dan sensasi terbakar di tenggorokan saat asam lambung naik. Nah, ternyata beberapa orang lainnya justru tidak merasakan gejala apapun walaupun sebenarnya mereka sedang terkena refluks asam lambung. Nah, kondisi ini disebut dengan refluks laringofaring atau silent reflux. Lantas, apa saja gejala asam lambung yang sering tidak disadari? Berikut penjelasannya.

Apa itu refluks laringofaring atau silent reflux?

Refluks laringofaring (LPR) adalah kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan dan jatuh di kotak suara. Hal ini terjadi karena sfingter (katup) esofagus melemah atau rusak sehingga tidak menutup secara sempurna. Akibatnya, makanan yang sudah masuk ke lambung dapat kembali naik ke kerongkongan, tenggorokan, kotak suara, bahkan juga ke bagian belakang hidung.

LPR disebut juga dengan silent reflux atau refluks asam lambung diam-diam (tersembunyi). Pasalnya, gejala LPR hampir mirip seperti gejala asam lambung (GERD), tapi cenderung tidak menyebabkan rasa mulas maupun sensasi perih terbakar di dada (heartburn) dan tenggorokan. Ini sebabnya, refluks laringofaring sering kali disalahartikan dengan penyakit lain yang memiliki gejala serupa.

Baik wanita maupun pria dari segala usia dapat mengalami refluks laringofaring, bahkan bayi dan anak-anak sekalipun. Namun, risiko ini dapat meningkat jika Anda mengalami beberapa kondisi berikut:

  • Pola hidup tidak sehat, seperti makan berlebihan, merokok, dan minum alkohol
  • Sfingter esofagus rusak atau tidak berfungsi dan refleks lambung berjalan lambat
  • Kelebihan berat badan
  • kahamilan

Dilansir dari Medical News Today, sekitar 50 persen orang yang terkena penyakit maag berawal dari gejala asam lambung tersembunyi ini. Sekecil apa pun jumlah asam lambung yang naik ke kerongkongan, lapisan tenggorokan dan kotak suara Anda dapat dengan mudah teriritasi. Karena itulah, Anda perlu mewaspadai gejala-gejalanya.

Baca juga :

Apakah penyakit maag itu?

Cara menurunkan asam lambung

Tapi apapun penyebabnya, maka Anda bisa mencoba mengurangi asam lambung tanpa obat-obatan. Seperti beberapa kemungkinan cara di bawah ini sebagai berikut :

  1. Hindari gorengan

    Apakah Anda memiliki kebiasaan makan makanan gorengan? Bagi orang yang menderita asam lambung, sebaiknya tidak mengkonsumsi gorengan.
    Semua makanan ini mengandung lemak tinggi, yang bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Lemak juga bisa mengandung bagian pencernaan banyak minyak sehingga asam lambung akan naik dengan cepat. Jadi hindari semua makanan ini agar asam lambung bisa turun.

  2. Konsumsilah sayuran terbaik untuk asam lambung

    Banyak orang yang menderita asam lambung tidak bisa makan dengan baik. Mereka membatasi sayur dan buahnya, yang bisa menyebabkan asam lambung menjadi lebih kuat. Sayuran sangat baik untuk lambung, karena bisa membuat lambung menerima makanan lebih lembut dan terasa nyaman.
    Berbagai jenis sayuran seperti brokoli, kentang, wortel, kol, kacang hijau, kacang panjang dan jenis kacang lainnya dianjurkan.

  3. Hindari buah yang asam dan panas

    Untuk orang yang mengalami asam lambung tidak boleh mengkonsumsi buah seperti jeruk, lemon, nanasm dan strowberry yang asam, karena dari buah tersebut mengandung asam sehingga dapat mengakibatkajn asam lambung menjadi lebih buruk lagi.

  4. Lebih meilih untuk mengkonsumsi produk gandum

    Semua jenis makanan yang diolah dari gandum dan dedak gandum sangat baik untuk menurunkan asam lemak. Anda bisa mencoba beberapa jenis produk seperti sereal, oatmeal, bubur gandum, pasta gandum dan roti gandum.
    Kemudian jika Anda tidak suka gandum maka cobalah untuk makan beras merah. Semua jenis makanan padat ini mengandung serat yang bisa dicerna oleh usus dengan baik sehingga bisa membatasi produk asam lambung dan ingat mengkonsumsinya jangan terlalu berlebihan.

  5. Hindari semua jenis produk kafein

    Mengapa kafei perlu di hindari ? karena kafein yang masuk ke tubuh bisa menimbulkan efek parah bagi asam lambung. Kafein justru bisa meningkatkan produksi asam lambung sehingga Anda bisa merasakan lebih banyak rasa sakit.
    Bahkan kafein juga bisa menyebabkan denyut jantung cepat yang menyebabkan sensasi terbakar diafragma.

Mengkonsumsi buah yang dapat menenangkan lambung

Mengkonsumsi buah biasanya banyak dihindari oleh orang yang menderita asam lambung tinggi. Namun ketika Anda bisa memilih buah yang memang sangat baik untuk lambung maka asam lambung akan turun.
Beberapa jenis buah ini seperti apel, anggur, pisang, pir, melon, dan semangka. Semua buah ini mengandung nutrisi termasuk cairan yang banyak dan serat. Selain bisa menurunkan asam lambung maka buah ini juga bisa membuat perut Anda tidak terlalu sakit.

Baca juga :

cara menetralisir asam lambung.